Makassar, Trotoar.id — Lapangan Karebosi menjadi lautan manusia pagi ini saat ribuan warga dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan mengikuti Jalan Santai Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Tingkat Provinsi Sulsel, Minggu (27/7/2025).
Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Makassar, H. Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Mahmud.
Jalan santai ini mengusung tema nasional, “Hari Keluarga Nasional, dari Keluarga untuk Indonesia Maju”, yang digaungkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Baca Juga :
Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri menegaskan bahwa Harganas bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momen penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif tentang peran vital keluarga dalam pembangunan bangsa.
“Peringatan Harganas bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya fungsi keluarga dalam membentuk SDM yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing,” ujar Munafri.
Ia juga mendorong masyarakat untuk terus mendukung program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) sebagai pilar pembangunan manusia yang berkelanjutan.
Jalan santai sejauh ±3 kilometer ini dimulai dari Lapangan Karebosi – Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Chairil Anwar – Jalan Ahmad Yani – dan kembali ke Lapangan Karebosi.
Sepanjang rute, peserta tampak antusias membawa serta anggota keluarga mereka, mulai dari anak-anak hingga lansia.
Wali Kota juga mengingatkan peserta untuk menjaga ketertiban dan kebersihan sepanjang kegiatan berlangsung.
“Mari kita tunjukkan Makassar sebagai kota yang tertib, bersih, dan ramah. Jaga kebersihan, tidak saling dorong, dan hormati pengguna jalan lainnya,” pesannya.
Mengakhiri sambutannya, Munafri mengajak masyarakat menjadikan momentum Harganas sebagai refleksi pentingnya membangun keluarga yang sehat dan harmonis.
“Keluarga adalah unit terkecil sekaligus fondasi terkuat dalam masyarakat. Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi yang tangguh, dan dari situlah pembangunan daerah dan bangsa dimulai,” pungkasnya.




Komentar