Pemkot Makassar

Pemkot Makassar dan Bukit Baruga Kolaborasi Hadirkan TPS3R Modern, Kurangi Beban TPA

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 18 September 2025 23:47

Pemkot Makassar dan Bukit Baruga Kolaborasi Hadirkan TPS3R Modern, Kurangi Beban TPA

Makassar, Trotoar.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mendorong inovasi dalam pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.

Terbaru, Pemkot menggandeng Bukit Baruga melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama pengelolaan lingkungan lewat pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) di kawasan Bukit Baruga.

Penandatanganan MoU berlangsung di Balai Kota Makassar, Kamis (18/9/2025), disaksikan langsung Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.

Hadir pula Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman, serta Ricky Theodores, CEO Kalla Land & Property selaku pengelola kawasan Bukit Baruga.

Helmy Budiman menegaskan, kerja sama ini menjadi pilot project pertama di Makassar untuk perumahan yang mengelola sampah secara mandiri. TPS3R Bukit Baruga diproyeksikan melayani 840 kepala keluarga dengan kapasitas 2,5 ton sampah per hari atau sekitar 75 ton per bulan.

Baca Juga  Bupati Andi Utta Launching Khatmil Qur’an Per Pekan di Bontomacinna

“Jika berjalan optimal, hanya sekitar 13 persen sampah yang menjadi residu. Sisanya, 87 persen sudah terkelola melalui pemilahan, daur ulang, dan pemanfaatan kembali,” jelas Helmy.

DLH Makassar juga menyiapkan insentif berupa pengurangan retribusi sampah bagi pengelola kawasan yang aktif mengoperasikan TPS3R. Skemanya akan disesuaikan dengan jumlah tonase sampah yang berhasil diolah.

Baca Juga  Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, Instruksikan OPD untuk Sukseskan Pilkada Serentak dan Semarakkan HUT RI ke-79

Menurut Helmy, langkah ini sejalan dengan visi Pemkot untuk mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan menjadikan Makassar sebagai kota dengan sistem pengelolaan sampah modern.

“Kami berharap kawasan lain seperti Tanjung Bunga dan Citra CPI juga bisa mencontoh model ini. Semakin banyak perumahan yang mandiri, semakin kecil beban TPA dan semakin nyata manfaat ekonomi sirkular di masyarakat,” tambahnya.

CEO Kalla Land & Property, Ricky Theodores, menyebut kerja sama ini merupakan komitmen Bukit Baruga untuk mendukung program Pemkot Makassar.

Baca Juga  APEKSI 2026, Aliyah Mustika Ilham Dorong Kolaborasi Budaya Makassar–Singkawang

Menurutnya, prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) akan menjadi dasar pengelolaan sampah di kawasan tersebut.

“Intinya, kami ingin warga Bukit Baruga berperan aktif sejak dari rumah. Sampah organik dan anorganik dipisahkan, diolah di TPS3R, sementara residu baru dibuang ke TPA,” ujarnya.

Ricky menargetkan, sistem pengelolaan sampah mandiri ini sudah berjalan paling lambat Oktober 2025, setelah pembentukan tim teknis yang akan menindaklanjuti MoU.

“Harapannya, jumlah sampah yang masuk ke TPA berkurang signifikan, dan Bukit Baruga bisa menjadi percontohan kawasan hunian berkelanjutan di Makassar,” tutupnya.

Penulis : Febri/ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Politik22 Oktober 2026 12:37
AMPI Sulsel Rekomendasikan Andi Nurhaldin NH Maju sebagai Ketua Golkar Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Dinamika menuju pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar mulai mengemuka. DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (...
Metro21 Oktober 2026 22:17
Tekan Tawuran, Appi Kerahkan Camat-Lurah Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda
MAKASSAR, Trotoar.id — Maraknya tawuran antarkelompok di Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar memperkuat langkah pencegahan di tingkat w...
Metro21 Oktober 2026 18:12
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Appi Tegaskan PSEL Makassar Tak Boleh Dipaksakan
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan rencana pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota...
Metro21 Oktober 2026 17:16
Tampil di Forum Asia-Pasifik, Appi Paparkan Inovasi PAUD Holistik-Integratif Makassar
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membawa inovasi pembangunan anak usia dini Kota Makassar ke panggung Asia-Pasifik. Di f...