Pemkot Makassar

Sekda Makassar Resmikan Program GATI: Dorong OPD Hadirkan Program Berorientasi SDM

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 10 November 2025 20:46

Suasana kebersamaan dan semangat pelayanan publik mewarnai kawasan Anjungan Pantai Losari, Sabtu (8/11/2025). 
Suasana kebersamaan dan semangat pelayanan publik mewarnai kawasan Anjungan Pantai Losari, Sabtu (8/11/2025). 

MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, meresmikan sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi dan Launching Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Makassar di Hotel Aston, Senin (10/11/2025).

Gerakan GATI merupakan bagian dari Program Inovasi Keluarga Indonesia (PIKWIN) yang digagas Dinas PPKB sebagai langkah memperkuat ketahanan keluarga dan membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Andi Zulkifly menegaskan bahwa GATI adalah program strategis yang sejalan dengan arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, dengan fokus pada pembentukan keluarga tangguh melalui penguatan peran ayah di rumah tangga.

“Program GATI ini sangat penting dan strategis, karena sejalan dengan arah pembangunan nasional dan daerah. Fokusnya bukan hanya pada pengendalian penduduk, tetapi pembentukan keluarga tangguh melalui peran ayah sebagai teladan di rumah tangga,” ujar Zulkifly.

Mantan Kepala Bappeda Makassar itu menjelaskan, saat ini Indonesia tengah menghadapi bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan usia nonproduktif. 

Momentum ini, katanya, hanya datang sekali dan harus dimanfaatkan dengan menyiapkan SDM unggul agar bonus tersebut tidak berubah menjadi beban.

“Bonus demografi ini hanya terjadi sekali dalam sejarah bangsa. Kalau kita tidak menyiapkannya dengan SDM berkualitas, bonus ini bisa jadi beban. Karena itu, pembentukan karakter dan ketahanan keluarga menjadi fondasi utama,” tegasnya.

Zulkifly menambahkan, fokus Dinas PPKB kini tidak lagi hanya pada pengendalian jumlah penduduk, tetapi juga memperkuat ketahanan keluarga dan menurunkan angka stunting melalui program edukatif seperti Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, Bina Keluarga Lansia, serta gerakan berbasis masyarakat seperti GATI.

“Peran ayah dalam keluarga sering terlupakan. Padahal, kepemimpinan dalam keluarga itu berada pada ayah. Banyak anak kehilangan figur ayah meski secara fisik masih ada. GATI hadir untuk mengembalikan peran ayah sebagai teladan dan pembentuk karakter anak,” jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemkot Makassar mendorong sinergi antara Dinas PPKB, Dharma Wanita, PKK, swasta, TNI, dan Polri dalam memperkuat ketahanan keluarga sebagai bagian dari ketahanan nasional.

“Ketahanan negara dimulai dari ketahanan keluarga. Karena itu, saya mengajak semua pihak untuk berkolaborasi mendukung gerakan ini agar keluarga di Makassar semakin tangguh, harmonis, dan berdaya,” tutur Zulkifly.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas PPKB Kota Makassar Andi Irwan Bangsawan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Makassar, perwakilan perusahaan, camat se-Kota Makassar, serta sejumlah organisasi perempuan dan masyarakat.

Sementara itu, Andi Irwan Bangsawan menjelaskan bahwa GATI merupakan salah satu dari lima program utama PIKWIN yang bertujuan memperkuat ketahanan keluarga dan menekan angka stunting di Kota Makassar.

“Program ini lahir dari keprihatinan karena sekitar 75 persen anak di Indonesia tidak lagi memiliki figur ayah yang menjadi teladan di rumah. Melalui GATI, kami ingin mengembalikan peran ayah sebagai sosok inspiratif dan pengarah utama pembentukan karakter anak,” ungkap Irwan.

Ia menambahkan, GATI adalah program ketiga dari lima gerakan besar PIKWIN, yaitu Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), I-KEX (Aplikasi Keluarga Indonesia), dan Lansia Berdaya.

Dalam kesempatan itu, Irwan juga mengungkapkan bahwa program Lansia Berdaya akan menjadi fokus kegiatan berikutnya dengan melibatkan lebih dari 400 peserta lansia dalam senam massal HUT ke-418 Kota Makassar.

“Kami ingin menunjukkan bahwa perhatian kami tidak hanya kepada anak-anak, tetapi juga kepada lansia. Kami mengurus manusia dari lahir hingga menjelang tutup usia. Itulah esensi dari PIKWIN,” pungkasnya.

Dengan peluncuran GATI ini, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat mewujudkan keluarga yang harmonis, berdaya, dan berketahanan sebagai fondasi menuju Makassar yang lebih mulia, tangguh, dan inklusif.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Metro18 April 2026 15:19
Nama Aliyah Mustika Ilham Dicatut, Modus Penipuan Berkedok Sumbangan Masjid Marak
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan baru yang mencatut na...
Metro18 April 2026 13:17
30 Tahun Kuasai Fasum, 40 PKL “Cat Kuning” di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri Tanpa Konflik
MAKASSAR, Trotoar.id – Setelah puluhan tahun menempati fasilitas umum, sekitar 40 pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ujung Tinumbu, Kecamatan Bontoal...
Politik18 April 2026 11:32
Musda Golkar Haed To Haed, APPI Kumpul 21 DPD II
MAKASSAR, Trotoar.id – Peta kekuatan jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan kian mengerucut. Dukungan terhadap Munafri Arif...
Hukum18 April 2026 10:56
Andi Ina Bantah Terlibat Dalam Kasus Bibit Nanas
MAKASSAR, Trotoar.id – Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, dengan tegas membantah keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi ...