MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mendorong Dewan Rempah Kejayaan Indonesia (DRKI) Sulawesi Selatan untuk mengambil peran strategis dalam membangkitkan kembali kejayaan rempah-rempah daerah sebagai pengungkit ekonomi berbasis potensi lokal.
Dorongan tersebut disampaikan Fatmawati saat bersilaturahmi dengan Pengurus Wilayah DRKI Sulawesi Selatan di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Makassar, Selasa (20/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Gubernur perempuan pertama di Sulawesi Selatan ini menegaskan bahwa Sulsel memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pusat penghasil rempah-rempah Nusantara, dengan nilai historis, ekonomi, dan budaya yang tinggi.
Baca Juga :
“Sulawesi Selatan memiliki sejarah besar sebagai wilayah penghasil rempah. Ini bukan sekadar komoditas, tetapi juga identitas dan kekuatan ekonomi daerah yang harus kita bangkitkan kembali,” ujar Fatmawati Rusdi.
Ia menilai, pengembangan sektor rempah tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan, mulai dari hulu hingga hilir.
Menurutnya, penguatan ekosistem rempah harus melibatkan petani, pelaku usaha, akademisi, dan pemerintah.
Fatmawati juga mendorong DRKI agar aktif melakukan sosialisasi, edukasi, dan penyebaran informasi terkait potensi serta pengembangan berbagai komoditas rempah unggulan Sulsel, seperti cengkeh, pala, lada, kayu manis, nilam, vanila, dan komoditas lainnya.
“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama untuk mengembalikan kejayaan rempah di tanah Sulawesi,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap pengembangan sektor rempah dapat memberikan nilai tambah nyata bagi kesejahteraan petani, memperkuat rantai pasok, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal..
“Kami berharap dukungan seluruh pemangku kepentingan agar pengembangan rempah ini benar-benar berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani dan ekonomi Sulawesi Selatan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum DRKI Sulawesi Selatan, Dr. Andi Nurhidayati Zainudin, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap agenda kebangkitan rempah daerah.
Ia mengungkapkan, DRKI dalam waktu dekat akan menggelar seminar pengembangan rempah, dengan Wakil Gubernur Sulsel direncanakan hadir sebagai keynote speaker.
“Kita tahu kejayaan rempah-rempah Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan. Namun saat ini masih ada keterbatasan informasi terkait pemasaran dan peningkatan kualitas produk. Karena itu, kami ingin berkolaborasi dengan pemerintah untuk membangun kembali kejayaan tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, Sulawesi Selatan memiliki potensi strategis komoditas rempah seperti nilam, cengkeh, pala, lada, dan vanila yang perlu dikembangkan secara terencana dan berkelanjutan agar mampu bersaing di pasar nasional maupun global.
“Melalui DRKI, kami berkomitmen memperjuangkan kepentingan petani dan pelaku usaha rempah. Kami akan memulai dengan seminar yang melibatkan petani, pelaku usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah konkret pengembangan rempah Sulsel,” pungkasnya. (*)



Komentar