SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memperingati Nuzulul Quran 1447 Hijriah di Masjid Agung Sidrap, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, Jumat malam (6/3/2026).
Peringatan berlangsung khidmat dan ditandai dengan uji hafalan Al-Qur’an oleh para hafiz dari Pondok Pesantren Darul Imam.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Kapolres AKBP Fantry Taherong, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, Danramil Maritengngae Kapten Arh. Ridwan Baharuddin, Kepala Kantor Kementerian Agama Sidrap Fitriadi, serta Kepala Kantor Kemenhaj dan Umrah Sidrap Muhammad Syairin.
Baca Juga :
Turut hadir para asisten, staf ahli, kepala bagian Setda, pimpinan OPD lingkup Pemkab Sidrap, Ketua Baznas, para camat, ASN, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Dalam kegiatan tersebut, hikmah Nuzulul Quran disampaikan Ustadz Dr. Suf Kasman yang memaparkan berbagai keistimewaan Al-Qur’an di hadapan para jemaah.
Sementara itu, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyampaikan bahwa saat ini terdapat 389 rumah tahfiz yang tersebar di wilayah Sidrap. Menurutnya, keberadaan rumah tahfiz menjadi bukti kuatnya semangat masyarakat dalam membina generasi Qurani.
“Saat ini tercatat 389 rumah tahfiz. Ini menunjukkan bahwa kebersamaan dan persaudaraan dapat kita bangun untuk melahirkan generasi yang cerdas, beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Syaharuddin juga menyebut bahwa peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan uji hafalan Al-Qur’an merupakan bagian dari implementasi visi dan misi pemerintah daerah dalam menghadirkan generasi Qurani di Sidrap.
Menurutnya, para penghafal Al-Qur’an merupakan berkah di tengah masyarakat. Ia meyakini jika urusan keagamaan dijaga dengan baik, maka keberkahan juga akan hadir dalam berbagai sektor kehidupan.
“Alhamdulillah, Sidrap pada 2025 mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi. Ini menjadi bukti bahwa keberkahan Al-Qur’an membawa kebahagiaan dunia dan akhirat,” kata Syaharuddin.
Ia menegaskan bahwa Kabupaten Sidrap tidak hanya dikenal sebagai lumbung pangan, tetapi juga sebagai daerah yang melahirkan banyak penghafal Al-Qur’an.
“Sidrap merupakan lumbung penghafal Al-Qur’an, lumbung padi, lumbung telur, dan lumbung energi terbarukan,” pungkasnya. (*)



Komentar