Pemda Barru

Peringatan Nuzulul Qur’an, Pemkab Barru Jadikan Momentum Refleksi Pengabdian kepada Masyarakat

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 06 Maret 2026 23:42

Peringatan Nuzulul Qur’an, Pemkab Barru Jadikan Momentum Refleksi Pengabdian kepada Masyarakat

BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru menggelar Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah tingkat kabupaten di Masjid Agung Nurul Iman, Jumat malam (6/3/2026).

Kegiatan tersebut diawali dengan pelaksanaan salat Isya berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan biaya operasional syiar Ramadan oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, kepada pengurus masjid sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan dakwah selama bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Bupati Barru menyampaikan bahwa malam ke-17 Ramadan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Ia mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid, memperbanyak ibadah, serta memanfaatkan sisa bulan Ramadan untuk meraih keberkahan, termasuk menggapai kemuliaan Lailatul Qadar.

“Nuzulul Qur’an menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperkuat nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru untuk terus menjalankan amanah kepemimpinan dengan niat pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan nilai Niat Mappadeceng, yakni niat tulus untuk berbuat kebaikan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Ia mengajak seluruh masyarakat Barru untuk terus menjaga persatuan, mendukung program pembangunan daerah, serta menciptakan suasana yang kondusif demi kemajuan daerah.

“Dengan kebersamaan dan dukungan seluruh masyarakat, kita berharap Barru dapat terus berkembang serta membuka peluang investasi yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Prof. Dr. Nurhidayat Muhammad Said menjelaskan empat tingkatan interaksi umat Islam dengan Al-Qur’an, yakni How to Read, How to Learn, How to Understand, dan How to Live With.

Ia menekankan bahwa membaca Al-Qur’an merupakan langkah awal, sementara tujuan utamanya adalah menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Interaksi dengan Al-Qur’an tidak hanya sebatas membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan,” jelasnya.

Kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an tersebut kemudian ditutup dengan pelaksanaan salat tarawih berjamaah bersama masyarakat. (*)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro18 April 2026 15:19
Nama Aliyah Mustika Ilham Dicatut, Modus Penipuan Berkedok Sumbangan Masjid Marak
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan baru yang mencatut na...
Metro18 April 2026 13:17
30 Tahun Kuasai Fasum, 40 PKL “Cat Kuning” di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri Tanpa Konflik
MAKASSAR, Trotoar.id – Setelah puluhan tahun menempati fasilitas umum, sekitar 40 pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ujung Tinumbu, Kecamatan Bontoal...
Politik18 April 2026 11:32
Musda Golkar Haed To Haed, APPI Kumpul 21 DPD II
MAKASSAR, Trotoar.id – Peta kekuatan jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan kian mengerucut. Dukungan terhadap Munafri Arif...
Hukum18 April 2026 10:56
Andi Ina Bantah Terlibat Dalam Kasus Bibit Nanas
MAKASSAR, Trotoar.id – Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, dengan tegas membantah keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi ...