MAKASSAR, Trotoar.id — Komisi A DPRD Provinsi Sulawesi Selatan mendorong Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel untuk mengoptimalkan potensi aset daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dorongan tersebut disampaikan dalam rapat kerja Komisi A bersama BPSDM Sulsel, yang membahas evaluasi kinerja serta pemanfaatan fasilitas yang dimiliki instansi tersebut.
Dalam rapat itu, Komisi A menyoroti pemanfaatan gedung pendidikan dan pelatihan (diklat) milik BPSDM yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendongkrak pendapatan daerah.
Baca Juga :
Dengan kapasitas mencapai sekitar 130 kamar, gedung diklat tersebut dinilai dapat menjadi sumber PAD yang signifikan jika dikelola secara optimal dan profesional.
“Potensi ini sangat besar. Dengan jumlah kamar yang cukup banyak, seharusnya bisa dimaksimalkan untuk kegiatan pelatihan maupun kerja sama dengan pihak lain,” ujar salah satu anggota Komisi A.
Namun demikian, Komisi A juga mengungkapkan bahwa fasilitas yang ada saat ini belum sepenuhnya memenuhi standar sebagai tempat pelatihan yang representatif.
Akibatnya, gedung diklat tersebut belum mampu bersaing dan menarik minat pengguna, baik dari instansi pemerintah maupun pihak swasta.
“Ini yang menjadi catatan penting. Standar fasilitas harus segera ditingkatkan agar bisa memenuhi kualifikasi dan layak digunakan untuk berbagai kegiatan pelatihan,” tegasnya.
Komisi A pun meminta BPSDM Sulsel segera melakukan pembenahan, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun manajemen pengelolaan, agar aset tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Selain itu, inovasi dalam pengelolaan dan promosi juga dinilai penting untuk meningkatkan daya tarik gedung diklat sebagai pusat pelatihan yang kompetitif.
Rapat kerja ini diharapkan menjadi momentum bagi BPSDM Sulsel untuk berbenah dan berkontribusi lebih besar dalam peningkatan PAD Provinsi Sulawesi Selatan ke depan.



Komentar