SIDRAP, TROTOAR.ID — Kehadiran Dapur Empang Talumae di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dinilai sebagai contoh konkret keberhasilan program hilirisasi sektor perikanan dan kuliner berbasis kearifan lokal.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, saat meresmikan restoran milik Andi Ato yang berlokasi di Kelurahan Lautang Benteng, Kecamatan Maritengngae, Ahad (17/5/2026).
Mengusung konsep tradisional Bugis yang dipadukan dengan sentuhan modern, restoran ini menghadirkan pengalaman kuliner berbasis hasil budidaya sendiri, khususnya ikan nila dan ikan mas, yang diolah langsung menjadi hidangan khas daerah.
Baca Juga :
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin menilai konsep yang diterapkan mencerminkan filosofi masyarakat Sidrap, yakni pengelolaan usaha dari hulu hingga hilir.
“Mulai dari pembenihan, panen, hingga pengolahan menjadi produk siap konsumsi, semua dilakukan dalam satu ekosistem. Ini adalah bentuk nyata hilirisasi yang memberi nilai tambah ekonomi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hilirisasi mampu meningkatkan nilai jual produk secara signifikan.
Jika ikan segar dijual sekitar Rp30 ribu per kilogram, maka setelah diolah dan disajikan dalam konsep restoran, nilainya bisa meningkat lebih dari dua kali lipat.
Menurutnya, model usaha seperti ini sejalan dengan program pemerintah daerah yang mendorong integrasi sektor produksi dan pengolahan untuk memperkuat ekonomi lokal.
Untuk menjaga keberlanjutan usaha, Bupati menekankan lima hal utama kepada pengelola, yakni menjaga kualitas produk, mempertahankan cita rasa, menetapkan harga yang terjangkau, meningkatkan efisiensi pelayanan, serta mengedepankan keramahan kepada pelanggan.
Selain itu, ia juga melihat potensi besar Dapur Empang Talumae sebagai destinasi wisata kuliner baru di Sidrap, terutama dengan konsep interaktif seperti memancing langsung sebelum menikmati hidangan.
Sementara itu, perwakilan keluarga pemilik usaha, Andi Sugiarno Bahri, menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah.
Ia berharap kehadiran restoran ini tidak hanya menjadi usaha kuliner, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Peresmian restoran ditandai dengan prosesi pengguntingan pita oleh Bupati Sidrap yang didampingi pemilik usaha serta para tamu undangan.




Komentar