Pemprov Sulsel

Harkitnas 2026, Pemprov Sulsel Hidupkan Memori Kolektif di Tengah Tantangan Zaman

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 21 Mei 2026 18:41

Harkitnas 2026, Pemprov Sulsel Hidupkan Memori Kolektif di Tengah Tantangan Zaman

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memanfaatkan momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi sebagai ruang refleksi atas arah kebangsaan di tengah tekanan zaman modern.

Melalui upacara penghormatan, doa bersama, dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Rabu (20/5/2026), pemerintah daerah berupaya menghidupkan kembali memori kolektif tentang nilai perjuangan dan persatuan yang menjadi fondasi bangsa.

Dengan mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan kali ini menekankan pentingnya menjaga generasi muda sebagai penentu masa depan Indonesia, di tengah derasnya arus digitalisasi dan dinamika global.

Prosesi yang berlangsung khidmat itu diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan doa bersama, hingga tabur bunga di pusara tokoh-tokoh pejuang asal Sulawesi Selatan.

Tradisi ini menjadi simbol bahwa sejarah perjuangan tidak boleh terputus dari kesadaran generasi masa kini.

Namun lebih dari itu, peringatan Harkitnas juga menyimpan pesan strategis. Pemerintah menilai bahwa tantangan kebangsaan saat ini tidak lagi berbentuk fisik seperti masa lalu, melainkan bergeser ke ranah ideologi, sosial, dan informasi.

Sekretaris Dinas Kominfo-SP Sulsel, Sultan Rakib, menegaskan bahwa semangat nasionalisme harus terus diperbarui agar tetap relevan dengan konteks zaman.

“Semangat pengabdian dan nasionalisme tidak boleh luntur. ASN harus hadir sebagai pelayan publik yang adaptif dan tetap menjaga nilai persatuan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan ekspektasi pemerintah terhadap aparatur sipil negara sebagai garda depan dalam menjaga kohesi sosial di tengah perubahan cepat.

Di sisi lain, tema “tunas bangsa” menjadi penegasan bahwa penguatan karakter generasi muda kini menjadi prioritas strategis.

Pendidikan, keteladanan, dan partisipasi sosial dipandang sebagai instrumen utama dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki komitmen kebangsaan.

TMP Panaikang sendiri bukan sekadar lokasi seremonial, melainkan ruang simbolik yang menyimpan jejak sejarah perjuangan tokoh-tokoh besar Sulawesi Selatan seperti Robert Wolter Mongisidi, Andi Mappanyukki, Emmy Saelan, hingga Andi Pangerang Pettarani.

Dalam konteks ini, Harkitnas 2026 menjadi pengingat bahwa kebangkitan nasional bukan peristiwa masa lalu, melainkan proses berkelanjutan yang harus terus dirawat terutama di tengah tantangan baru yang lebih kompleks dan tidak kasat mata.

Dengan menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan, Pemprov Sulsel berharap semangat kebangkitan tidak berhenti pada seremoni, tetapi bertransformasi menjadi energi kolektif untuk menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa di era modern.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Metro21 Mei 2026 18:34
Pemprov Sulsel Keluarkan ‘Alarm Disiplin’, ASN Pelaku Kekerasan Terancam Sanksi Tegas
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengambil langkah tegas dalam merespons isu kekerasan terhadap perempuan dan anak. Melal...
Metro21 Mei 2026 18:31
Duka Pangkep Berbuah Kebijakan: Gubernur Sulsel Jamin Masa Depan Anak Korban Kapal Tenggelam
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Tragedi tenggelamnya kapal di perairan Pangkep pada Desember 2025 tidak hanya menyisakan luka, tetapi juga memicu respons keb...
Metro21 Mei 2026 18:28
Sekda Sulsel Dorong Reformasi Total ASN
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai menanamkan arah baru reformasi birokrasi sejak level paling awal. Sekretaris Daera...
Daerah21 Mei 2026 17:35
Sidrap Tampil di Panggung Provinsi, Bupati Syaharuddin Paparkan Model Inovasi Percepatan Penuntasan TBC
MAKASSAR, TROTOAR.ID— Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang progresif dalam penanganan...