MAKASSAR, Trotoar.id, – Perluasan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Barru. Melalui program Sekolah Rakyat, pemerintah berharap anak-anak dari keluarga yang membutuhkan dapat memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik sekaligus membuka jalan menuju kehidupan yang lebih sejahtera.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, saat menghadiri kunjungan kerja Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (15/9/2026).
Andi Ina menyatakan Pemerintah Kabupaten Barru siap mendukung percepatan pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu agenda strategis pemerintah pusat dalam memperluas akses pendidikan dan memperkuat perlindungan sosial.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah daerah agar pelaksanaannya benar-benar menjangkau kelompok masyarakat yang menjadi sasaran.
“Pemkab Barru siap bersinergi dan mendukung program pemerintah pusat. Kita ingin setiap program benar-benar memberi manfaat dan membuka kesempatan yang lebih baik bagi masyarakat,” tegas Andi Ina.
Ia memandang Sekolah Rakyat bukan sekadar program pembangunan fasilitas pendidikan, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan kesempatan yang lebih setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dengan akses pendidikan yang lebih luas, anak-anak diharapkan memiliki ruang untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan kualitas hidup, dan memperoleh peluang masa depan yang lebih baik.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menekankan percepatan pelaksanaan amanat Pasal 34 UUD 1945 melalui konsep Capaian Kerja Cepat Pasal 34.
Ada tiga hal utama yang menjadi perhatian, yakni ketersediaan data tunggal yang akurat, penetapan kelompok sasaran secara tepat, serta pelaksanaan program yang terukur dan menyeluruh.
Penekanan tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan program sosial tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran atau jumlah fasilitas yang dibangun, tetapi juga ketepatan penerima manfaat dan kualitas pelaksanaannya.
Sulawesi Selatan sendiri menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam pengembangan Sekolah Rakyat. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa terdapat sembilan proyek Sekolah Rakyat di wilayahnya yang hampir rampung dengan total nilai pembangunan sekitar Rp2 triliun.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menyatakan kesiapan mendukung pemerintah kabupaten dan kota, termasuk melalui penyediaan lahan apabila dibutuhkan untuk pengembangan fasilitas Sekolah Rakyat.
Selain itu, Makassar direncanakan menjadi lokasi peresmian nasional Sekolah Rakyat yang diproyeksikan mencakup sekitar 100 sekolah di berbagai wilayah Indonesia.
Bagi Pemerintah Kabupaten Barru, perkembangan tersebut menjadi bagian dari peluang memperkuat pemerataan pendidikan melalui kerja sama lintas pemerintahan.
Andi Ina berharap koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dapat memastikan seluruh tahapan program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya memastikan program tidak berhenti pada pemenuhan target administratif, tetapi memberikan dampak nyata bagi anak-anak dan keluarga penerima manfaat.
Melalui dukungan terhadap Sekolah Rakyat, Pemkab Barru berharap pendidikan dapat menjadi salah satu jalan untuk memperluas kesempatan hidup, mengurangi kesenjangan, dan mendukung upaya pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.
Sebab, memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anak dari keluarga yang membutuhkan bukan hanya membantu mereka mengakses bangku sekolah, tetapi juga membuka peluang untuk membangun masa depan yang lebih baik.



Komentar