WATAMPONE, TROTOAR.ID — Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali.
Kompetisi olahraga terbesar di tingkat provinsi ini diharapkan menjadi momentum mengukur keberhasilan pembinaan atlet sekaligus melahirkan talenta-talenta yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Harapan tersebut mengemuka dalam pembukaan PORPROV XVIII di Stadion Lapatau, Watampone, Kabupaten Bone, Sabtu (7/11/2026).
Wakil Ketua II DPRD Sulsel, Yasir Machmud, dan Wakil Ketua III DPRD Sulsel, Sufriadi Arif, hadir langsung bersama sejumlah anggota DPRD Sulsel untuk menyaksikan dimulainya pesta olahraga empat tahunan tersebut.
Rombongan DPRD Sulsel turut dihadiri Ketua Komisi B A. Azizah Irma, Ketua Komisi E A. Tenri Indah, serta anggota DPRD lainnya, yakni Yenny Rachman, Mariana Ali, H. Sadar, H. Syahrir, H. Mahmud, dan H. Syaharuddin.
Kehadiran pimpinan dan anggota DPRD Sulsel menjadi bentuk dukungan kelembagaan terhadap pengembangan olahraga dan pembinaan atlet di Sulawesi Selatan.
Dalam kesempatan itu, pimpinan DPRD Sulsel berharap seluruh pertandingan berlangsung dengan menjunjung tinggi sportivitas, keadilan, dan semangat kompetisi yang sehat.
Namun, lebih dari sekadar sukses penyelenggaraan, PORPROV diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masa depan olahraga Sulsel.
Ajang ini menjadi kesempatan bagi atlet dari kabupaten dan kota untuk menunjukkan kemampuan, mengukur hasil latihan, sekaligus membuktikan kualitas pembinaan olahraga di daerah masing-masing.
Atlet yang tampil menonjol diharapkan dapat menjadi bagian dari kekuatan olahraga Sulawesi Selatan dalam menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, termasuk kejuaraan nasional.
DPRD Sulsel pun menaruh harapan agar PORPROV XVIII tidak berhenti sebagai agenda olahraga seremonial. Kompetisi ini harus menjadi salah satu pijakan untuk memperkuat sistem pembinaan atlet, sehingga potensi yang dimiliki daerah dapat berkembang menjadi prestasi yang membanggakan.



Komentar