MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memilih mengemas peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar secara sederhana.
Namun, konsep tersebut tidak mengurangi makna perayaan, justru menjadi momentum untuk memperkuat refleksi pembangunan, solidaritas, dan kepedulian sosial.
Puncak peringatan hari jadi Kota Makassar dijadwalkan berlangsung melalui Rapat Paripurna Hari Jadi Kota di Ruang Sipakatau, Kantor Balai Kota Makassar, Senin (9/11/2026), mulai pukul 07.30 WITA.
Ketua Panitia HUT ke-419 Makassar, Dr. Muhammad Roem, mengatakan konsep peringatan tahun ini sengaja dibuat lebih sederhana dengan mengutamakan suasana khidmat.
“HUT Kota Makassar ke-419 tahun ini lebih sederhana. Besok rapat hari jadi, di Ruang Sipakatau Balai Kota pukul 07.30 WITA,” ujar Roem, Minggu (8/11/2026).
Ia menjelaskan, rapat hari jadi tersebut akan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Selatan dan Kota Makassar, anggota DPRD Sulsel daerah pemilihan Makassar, DPRD Kota Makassar, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar itu menegaskan, kesederhanaan perayaan juga menjadi bentuk kepekaan pemerintah terhadap kondisi masyarakat, terutama di tengah berbagai musibah yang terjadi di sejumlah daerah, termasuk kebakaran hutan dan lahan.
Menurutnya, hari jadi kota tidak semestinya hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi ruang refleksi, menumbuhkan empati, memperkuat solidaritas, dan mengingatkan seluruh elemen masyarakat tentang tanggung jawab bersama dalam membangun daerah.
Meski mengurangi kemeriahan seremoni, Pemkot Makassar tetap menyiapkan sejumlah kegiatan yang mengedepankan nilai sosial dan kolaborasi.
Salah satunya melalui agenda bertajuk Makassar Lebih Peduli yang akan digelar di Lapangan Karebosi, Senin (9/11/2026), mulai pukul 09.30 WITA. Kegiatan ini dirangkaikan dengan aksi sosial dan pemberian penghargaan.
Sejumlah agenda yang disiapkan meliputi donor darah, UMKM Expo, serta penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, TransJakarta, dan Indomaret.
Pemkot Makassar juga akan memberikan penghargaan kepada tokoh masyarakat, aparatur sipil negara (ASN) teladan, serta para pemenang lomba kebersihan.
Roem, yang juga pernah menjabat Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, menyebut rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar peringatan hari jadi kota tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Di usia ke-419 tahun, Makassar diharapkan terus tumbuh melalui semangat kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen kota.
“Sederhana dalam perayaan, tetapi besar dalam kepedulian. Semangat inilah yang ingin dihadirkan Pemerintah Kota Makassar dalam memperingati hari jadi Kota tahun 2026 ini,” pungkasnya.



Komentar