Hari Anti Korupsi, Akbar Faizal Minta Kejati Masukkan Jen Tang ke Daftar DPO

Suriadi
Suriadi

Jumat, 08 Desember 2017 20:29

Hari Anti Korupsi, Akbar Faizal Minta Kejati Masukkan Jen Tang ke Daftar DPO

 

Trotoar.id, Makassar — Anggota Komisi III DPR RI, Akbar Faizal memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar dalam menangani kasus korupsi di wilayah kerja Sulsel dan Sulbar.

Apresiasi disampaikan putra daerah Kabupaten Wajo ini lantaran kasus-kasus yang ditangani Kejati Sulselbar terus mengalami kemajuan. Akbar mengatakan kasus terbaru yang terus Ia pantau adalah perkara Buloa yang melibatkan salah satu pengusaha tanah di Makassar yang bernama Soedirjo Aliman alias Jen Tang.

“Semua orang sama dimata hukum, Saya memastikan itu kepada masyarakat Sulawesi Selatan bahwa tidak ada satu orang pun yang kebal hukum,” kata pemilik slogan Rumahku Sulsel Negeri Para Pemberani ini di Makassar, Jumat (8/12/2017).

Bapak tiga anak ini melanjutkan bahwa begitu banyak masyarakat baik perorangan maupun kelompok yang mengadukan kepada dirinya selaku Anggota DPR RI perihal “licinnya” Jen Tang saat berhadapan dengan kasus hukum.

“Saya akan terus mengawasi terus mengawasi dan memantau perkembangan kasus yang melibatkan saudara Jen Tang ini karena beberapa kasus hukum dia sempat lolos,” ujarnya.

“Kalau saja memang dalam beberapa kasus hukum dia memang tidak bersalah dan bebas, ya itu tidak masalah, tetapi kalau dalam kasus lain dia terbukti bersalah maka hukum harus ditegakkan,” tambah pria yang sedang menempuh pendidikan Doktornya di Universitas Negeri Makassar itu.

Bahkan Akbar meminta kepada Kejati Sulselbar untuk mengeluarkan DPO kepada Jen Tang jika memang sering diajukan pemanggilan untuk diperiksa namun tidak memiliki niat baik menghadiri pemanggilan tersebut.


Untuk diketahui, Jen Tang adalah tersangka baru dalam kasus dugaan penyewaan lahan milik negara di kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Makassar. Jen Tang berperan sebagai orang yang diduga terlibat dalam proses penyewaan lahan milik negara ke PT PP.

Dia diduga turut terlibat dengan menerima uang hasil sewa menyewa lahan milik negara Rp500 juta. Uang tersebut ia terima melalui rekening pihak ketiga.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 September 2022 10:59
Begini Keakraban Gubernur Sulsel Bersama Waketum Ahmad Ali di Jalan Sehat Partai Nasdem
Trotoar.id, Makassar-- Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengikuti Jalan Sehat Restorasi Partai Nasdem di Center Point of Indonesia (C...
Metro25 September 2022 10:55
Peserta Jalan Sehat Nasdem Membludak, RMS Tambah Hadiah Mobil
Trotoar.id, Makassar – Tingginya antusias [email protected] semangat masyarakat Kota Makassar dan Sulsel mengikuti jalan sehat restorasi partai Nasdem cukup tingg...
Metro25 September 2022 10:36
Dijamu Danny-Fatma, Nasdem: Terima Kasih Makassar
Trotoar.id, Makassar,— Ratusan pengurus dan kader Partai Nasdem (Nasional Demokrat) menghadiri jamuan makan malam Wali Kota dan Wakil Wali Kota Maka...
Metro25 September 2022 00:13
Menyambut Kesediaan Anies Nyampres, 17 Simpul Relawan KoReAn Konsolidasi di Jakarta.
Trotoar.id, Makassar -- Ketua Umum Konfederasi Nasional Relawan Anies (KoReAn), Muhammad Ramli Rahim menyambut bersikap Gubernur DKI Jakarta, Anies Ba...