TROTOAR.ID, MAKASSAR — Ratusan massa yang berasal dari Forum tenaga Honorer K2 se Sulawesi Selatan mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) Sulsel untuk menyampaikan tuntutan mereka yang berisi beberapa point’ terkait penerimaan CPNS tahun 2018.
Mereka menuntut agar pemerintah tidak memberikan pembatasan usia kepada Honorer K2 yang untuk ikut seleksi CPNS tahun 2018, mengingat mereka telah mengabdi hingga 15 tahun lamanya
“Kami sudah berdarah-darah belasan tahun namun saat penerimaan CPNS kami tidak menjadi pertimbangan oleh pemerintah, olehnya itu kami meminta agar dilakukan revisi UU ASN,” ungkap koordinator aksi Abdillah.

Anggota DPRD Sulsel M Rajad, Sofyan Hamid, Andi Ina Kartika Sari Saat Menerima Aspirasi Tenaga Honorer K2 di Gedung Aspirasi DPRD Sulsel
Baca Juga :
Selain meminta agar dilakukan revisi UU ASN para Honorer K2 juga meminta kepada DPRD Sulsel untuk menolak proses penerimaan CPNS tahun 2018 sebelum persoalan K2 dituntaskan.
Dimana lima legislator DPRD Sulsel menemui para tenaga honorer yang menggelar aksi mengungkapkan apa yang dirasakan para tenaga honorer merupakan hal yang sama dirasakan oleh para pegawai honorer sebagai Indonesia.
Bahkan mereka mengatakan, akan memperjuangkan apa yang menjadi harapan dan tuntutan para tenaga Honorer, dan secepatnya kami akan menyampaikan apsirasi kalian ke Pemerintah Pusat untuk mengikutkan kalian dalam proses seleksi CPNS tahun 2018,” Kata M Rajab yang menemui pengunjuk rasa.

Ketua DPRD Sulsel Moh. Roem Saat Menemui Tenaga Honorer K2 yang Menggelar Aksi di Gedung DPRD Sulsel
Selain itu politisi perempuan Ina Kartika Sari yang juga ikut menemui para pengunjuk rasa, dia beranggapan kebijakan pemerintah yang membatasi usia K2 untuk menjadi PNS merupakan hal yang salah, dimana tenaga honorer K2 yang telah bekerja hingga belasan tahun.
“Kami merasa sedih akan apa yang dirasakan para K2 dan kami akan memperjuangkan semua apa yang menjadi aspirasi para tenaga honorer K2, dan kami yakin dengan kerja keras dan perjuangan serta dia, insya allah apa yang menjadi harapan tenaga Honorer bisa tercapai,” Ungkap Ina Kartika Sari



Komentar