Ya Dende, Sulsel Jadi “Bidikan” KPK Terkait Isu Pengadaan Barang dan jasa

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 21 Oktober 2018 21:09

Ya Dende, Sulsel Jadi “Bidikan” KPK Terkait Isu Pengadaan Barang dan jasa
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif meminta kepada Pemerintah Daerah dan Provinsi untuk berhati-hati dalam mengeluarkan perizinan dan pengadaan barang dan jasa serta harus lebih mencermati sistem yang berlaku.

Laode menyebutkan isu perizinan dan pengadaan barang jasa terkadang menjadi persoalan, termasuk di Sulsel yang dianggapnya juga memiliki permasalahan.

“Saya ingin katakan isu perizinan dan barang jasa di Sulsel pun bermasalah,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif saat ditemui di Anjungan Pantai Losari Makassar, Minggu (21/10/2018).

Olehnya itu Wakil Ketua KPK ini juga akan menemui Gubernur Sulsel dan kepala daerah di Sulsel untuk membahas isu persoalan yang ada di sistem perizinan dan pengadaan barang dan jasa.

Laode menyebutkan, bila KPK juga saat ini, juga fokus memantau beberapa daerah dalam penindakan kasus korupsi, seperti Riau, Sumatera Utara, Aceh, Papua dan Banten.

“Saat ini KPK fokus pada beberapa daerah dalam penindakan kasus korupsi, apa lagi beberapa kepala daerah dari wilayah yang dipantau saat ini juga telah di tahan terkait kasus korupsi,” Ungkapnya

Apa lagi KPK juga akan bersama dengan sejumlah Perguruang tinggi salah satunya Unhas untuk membentuk pusat kajian antikorupsi yang akan di bangun di Sulsel

Lamjut Syarif, pihaknya berharap agar sistem pengadaan barang dan jasa dilakukan betul-betul sesuai dengan mekanisme yang berlaku termasuk sistem perizinan satu pintu.

“Iya salah satu sistem pengadaan barang jasa, perizinan satu pintu dan kita ingin putus perizinan dan pertemuan antara individu atau satu orang dengan orang lain,” tuturnya.

Selain itu, KPK berharap akan terbentuk pusat kajian antikorupsi baru yang siap menjadi pusat pembelajaran dan menjadi mitra pemerintah daerah dan masyarakat.

“Pusat kajian antikorupsi tak harus dibuat oleh fakultas hukum, yang terpenting adalah komitmen dalam mendukung pemberantasan korupsi,” kata Syarif.(**)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Juli 2026 21:32
Diskominfo Bulukumba Monev Website Desa, Dorong Transparansi dan Transformasi Digital
BULUKUMBA, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa berbasis digital. Melalui Dinas Pembe...
Daerah07 Juli 2026 21:30
Porsenijar PGRI 2026 Ledakkan Ekonomi Sidrap: Rp4,26 Miliar Berputar, Jalanan Lumpuh Diserbu 75 Ribu Pengunjung
SIDRAP, Trotoar.id — Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) PGRI 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tak sekadar sukses sebagai ajang kompe...
Metro07 Juli 2026 16:20
Seleksi Transparan, Pimpinan BAZNAS Makassar 2026–2031 Fokus Digitalisasi dan Penguatan Data
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar memastikan proses seleksi Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar periode 2026–2...
Daerah07 Juli 2026 16:16
Bupati Barru Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Raih WTP ke-11 Berturut-turut
Barru, Trotoar.id — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Paripurna Tingkat I DPRD Kabupaten Barru dalam rangka penyampaian Rancanga...