TROTOAR.ID — KepalA Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI Andika Perkasa menyebutkan jika pihaknya akan menurungkan sekitar 163 ribu personil TNI untuk mengamankan proses rekapitulasi hasil suara pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada 22 Mei mendatang.
Jumlah personil yang akan diterjungkan dalam pengamanan pleno KPU natinya berasal dari sejumlah kesatuan TNI, dan itu juga untuk mengawal proses berjalan aman.
“Total Pasukan yang akan dilibatkan dalam pengamanan nantinya berjumlah 162.382 sekian personil yang kita libatkan.” Kata Andika
di Gedung Dinas Penerangan Angkatan Darat, Jakarta Pusat, Senin (6/5).
Baca Juga :
Mantan Danpaspampres tersebut juga mengaku, jika TNI memiliki peran dalam menyukseskan pemilu damai dan aman serta bertanggung jawab dalam memastikan kesuksesan pemilu
“Tugas kami adalah memastikan kelancaran pemilu hingga menghasilkan beberapa pejabat publik, mulai dari presiden, legislatif, kemudian sampai dengan di tingkat nasional maupun di tingkat provinsi atau kabupaten/kota,” katanya dikutip, RMOL.
Lebih lanjut, dia mengimbau kepada siapapun untuk bersama-sama menjaga kondisi dan situasi agar tetap aman hingga seluruh tahapan pemilu selesai.
“Kalau ada yang tidak terima atau misalnya merasa dicurangi kan ada mekanismenya,” pungkas Andika.



Komentar