Musda Golkar “Definitifkan” NH Sebagai Ketua DPD I

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 22 Juli 2019 22:38

Musda Golkar “Definitifkan” NH Sebagai Ketua DPD I

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Musda DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan ke IX akan segera digelar selama dua hari sejak 26-27 Juli mendatang. 

Musda tersebut nantinya, juga baru akan membuka pendaftaran calon ketua yang hendak maju setelah forum musda dibuka secara resmi  oleh perwakilan DPP partai Golkar.

Dalam keterangan kepada media,  koordinator bidang kepartaian DPD I Golkar Sulsel Affandi Idris mengungkapkan, apa yang menjadi perintah ketua umum pada halal bihalal segera ditindak lanjuti. 

Baca Juga  Bawaslu Dalami Dugaan Money Politik Caleg PPP

“Ini sesuai arahan dan petunjuk ketua umum untuk mendefinitifkan  NH sebagai ketua DPD I Golkar Sulsel, pada halal bihalal awal Juli kemarin,” Kata Affandi Idris dalam keterangannya kepada awak media di kantor DPD I Golkar Sulsel. 

Usulan ketua umum Partai Golkar untuk menggelar musda direspon positif oleh sejumlah DPD II partai Golkar se Sulsel

“Tak ada pendaftar di luar musda,  semu pendaftaran akan dilakukan di dalam forum musda. Sekarang kita tidak tahu siapa yang mau maju di musda,” lanjut mantan pegawai kejaksaan Sulsel. 

Baca Juga  Nurdin Halid Tegaskan Tak Akan Maju Pilgub Beri Ruan Kepada Politisi Muda

Soal informasi, jika musda yang digelar Golkar selama dua hari cuma akan menetapkan kembali Nurdin Halid sebagai ketua definitif seperti apa yang disampaikan Airlangga Hartarto pada awal Juli kemarin. 

Namun, Arfandy beranggapan lain,  dia mengaku jika siapa saja kader boleh ikut dalam musda, teruskan jika adanya pengurus DPP yang ingin bersaing dalam musda termasuk untuk memimpin demi masa depan Golkar yang lebih baik.

Baca Juga  Target Menangkan Pemilu, NH Panaskan Mesin Golkar di Daerah

Arfandi menambahkan jik apartemen Golkar tidak membenarkan adanya kader yang merangkap jabatan definitif, sehingga jika ada yang hendak maju musda harus rela melepaskan jabatan definitugnta di DPP, atau sebaliknya

“Di aturan main kita, tidak ada kader yang memiliki dua jabatan definitif,  sehingga jika ingin jadi ketua DPD harus lepas jabatan di DPP begitupun sebaliknya jika ingin menjadi pengurus DPP harus lepas jabatan di DPP, ” Pungkasnya. (Rin)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen08 November 2026 00:28
Ranperda APBD Sulsel 2027, Gubernur Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2027 memasuki ta...
Politik07 November 2026 20:26
Target Rampung Sebelum 2027, Golkar Makassar Bentuk Panitia Musda, Ismail Ditunjuk Pimpin OC
MAKASSAR,, TROTOA.ID— DPD II Partai Golkar Kota Makassar mulai mempercepat persiapan Musyawarah Daerah (Musda) dengan membentuk struktur kepanitiaan...
Daerah07 November 2026 19:16
Lepas Kontingen Porprov XVIII, Bupati Sidrap Bidik 10 Besar dan Targetkan 10 Emas
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memasang target ambisius pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 202...
Metro07 November 2026 18:55
Gebyar HUT ke-419 Makassar, Dispora Hadirkan Padel, Golf, Memancing hingga Youth Move Lab
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar tidak hanya menjadi momentum perayaan hari jadi kota, tetapi juga ruan...