TROTOAR.ID, MAKASSAR — Puluhan Mahasiswa yang mengatas namakan Koalisi Masyarakat Sulawesi Selatan menggelar aksi dan mendukung langkah DPRD menggunakan hak angket untuk mengusut duga manajer KKN yang dilakukan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.
Para mahasiswa yang dikomandoi oleh Asruddin mendorong panitia sidang hak angket DPRD Sulsel menyelidiki tindakan dugaan pelanggaran administrasi dan UU yang dilakukan oleh pemerintahan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman.
Dalam aksinya ada tiga tuntutan mahasiswa yang disuarakan di Gedung DPRD Sulsel, ketiganya adalah Mendorong DPRD Sulsel menjalankan Hak angket, emirat DPRD Sulsel untuk serius dalam menjalankan hak angket pada pencopotan terhadap Gubernur Nurdin Abdullah, meminta agar Nurdin Abdul hadi copot dari jabatannya.
Baca Juga :
Mahasiswa juga menilai jika Nurdin Abdullah dianggap tidak layak untuk memimpin Sulawesi Selatan dengan jumlah penduduk kurang lebih 10 juta, dia dianggap cuma mampu memimpin kabupaten.
Apa lagi kata para mahasiswa menganggap jika Nurdin Abdullah telah mencederai tatanan pemerintahan di Sulsel, termasuk adanya dugaan jika sejumlah proyek-proyek di Pemprov Sulsel di kasih oleh keluarga dari mantan Bupati Bantaeng tersebut.
“Kita minta agar pihak penegak hukum untuk segeraemproses dugaan bagi-bagi jabatan dan proyek di Pemprov, dan kepemimpinan NA saat ini kami anggap gagal, sehingga meminta agar Nurdin Abdullah Dicopot dari Jabatannya,” Kata Asruddin Jendral lapangan Aksi
Hingga para demonstran merangsek masuk kedalam gedung DPRD Sulsel untuk mencari anggota panitia hak angket untuk menemui para demonstrasi. (Ady)



Komentar