ISMKMI Wilayah 4 Minta Kenaikan Iuran BPJS Harus Diikuti Perbaikan Pelayanan Menyeluruh

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Sabtu, 01 Februari 2020 02:33

ISMKMI Wilayah 4 Minta Kenaikan Iuran BPJS Harus Diikuti Perbaikan Pelayanan Menyeluruh

TROTOAR. ID, MAKASSAR — Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) Wilayah 4 (Sulawesi, Maluku dan Papua) mengadakan Dialog Publik Efektivitas Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan di Makassar (31/1/2020).

Kegiatan yang berlangsung di Warkop Country Coffee Resto (CCR) ini mengangkat tema Sumbang Pikiran Mengawal Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan.

Peserta yang hadir pada kegiatan ini sekitar seratusan orang yang terdiri dari berbagai unsur, diantaranya beberapa perwakilan lembaga kemahasiswaan bidang kesehatan, perwakilan NGO, OKP, dan beberapa pihak yang tertarik untuk memperoleh informasi kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Koordinator ISMKMI Wilayah 4 La Unga Samsi selaku pelaksana kegiatan mengatakan bahwa kegiatan ini adalah upaya untuk mendapatkan penjelasan yang utuh dari berbagai pihak terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Selaku mahasiswa kami ingin memastikan kenaikan iuran BPJS ini adalah untuk perbaikan pelayanan kesehatan masyarakat Indonesia.

“Setiap kebijakan publik yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus selalu dikritisi. Termasuk kenaikan iuran BPJS ini. Kami menilai pelayanan kesehatan selama ini belumlah maksimal dan merata, sehingga kenaikan iuran BPJS ini harus menjawab semua persoalan pelayanan kesehatan selama ini,” kata Samsi.

Unga Samsi menambahkan dengan adanya penyesuaian iuran ini, kami harapkan program BPJS Kesehatan akan mengalami perbaikan dari segi aspek pemanfaatan serta kualitas layanan kesehatan dan manajemen kepesertaan.

“Perlu perbaikan pada aspek pemanfaatan serta kualitas layanan kesehatan yang ada. Intinya, perbaikan itu perlu dilakukan secara sistematik,” pungkas Samsi.

Kenaikan dan penyesuaian iuran BPJS ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019, terkait Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 Tentang Jaminan Kesehatan.

BPJS Kesehatan Wilayah IX yang diwakili oleh Asisten Deputi Bidang Monitoring dan Evaluasi, Diah Eka Rini mengatakan bahwa BPJS telah melakukan beberapa program dalam rangka mengurangi dampak kenaikan iuran kepada masyarakat.

Memperbaiki pelayanan dengan mengurangi tingkat antri dalam setiap pelayanan BPJS, membuat aplikasi digital sehingga informasi BPJS bisa langsung diakses dari smartphone peserta, serta melakukan pengawasan di setiap Rumah Sakit untuk memastikan standar pelayanan kepada peserta BPJS Kesehatan sudah sesuai.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik02 Mei 2026 15:41
Mubes IKA Unhas 2026 Resmi Dibuka, Jadi Momentum Strategis Arah Organisasi Alumni
MAKASSAR, Trotoar.id — Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas) resmi digelar di Hotel Four Points, Makassar...
Parlemen02 Mei 2026 15:32
Yeni Rahman Hadiri Upacara Hardiknas Sulsel 2026, Dorong Penguatan Kurikulum dan Fasilitas Sekolah
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Yeni Rahman, menghadiri Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (...
Metro02 Mei 2026 15:29
Kado Hardiknas 2026, Munafri–Aliyah Perkuat Insentif Guru hingga Fasilitas Sekolah
MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kota Makassar untuk menegaska...
Metro02 Mei 2026 15:27
Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Munafri Gaungkan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak seluruh warga negara,...