TROTOAR.ID, MAKASSAR — Dinas kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan terus memantau kesehatan empat Warga Negara Asing (WNA) asal China yang masuk ke Sulsel sejak 4 Februari yang lalu
Keempat warga China tersebut dipantau oleh tim media Rumah Sakit Wahidin Sudirohuaodo Makassar bersama dengan tim dinas Kesehatan Provinsi Sulsel
“Iya ada empat WNA asal China yang saat ini kesehatannya kita pantau, dan kita titip di RS Wahidin, ” Kata PLT Kepala Dinas Kesehatan Ichsan Mustari
Baca Juga :
Ichsan menyebutkan meski kondisi fisik dari empat WNA China tersebut stabil, namun pihaknya melarang keempatnya untuk berpergian dan meninggalkan Wahidin sebelum hasil pemeriksaan keluar.
Hingga dijelaskan pihak dokter Wahidin bersama dinas Kesehatan dan Imigrasi memantau kondisi keempat WNA asal China tersebut
Namun data yang disampaikan dinas kesehatan berbeda dengan data yang disampaikan oleh pihak Imigrasi TPI Kota Parepare yang menyebutkan ada 7 WNA asal China masuk ke Sulsel melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada 4 Februari.
Dan pada 5 Februari ketujuhnya menginap di Hotel Colonial Makassar, hingga pihak Imigrasi meminta kepada PT BLG yang pekerjakan ketujuh WNA tersebut terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan,
Namun pada 10 Februari PT BLG secara diam-diam membawa Dua dari tujuh WNA asal China ke Pinrang tanpa sepengetahuan pihak Imigrasi
“Ada tujuh yang tiba di Makassar pada 4 Februari, namun pihak PT BLG membawa dua WNA China ke Pinrang, tanpa sepengatahuan kami, dan kami tahu setelah diinfokan oleh dinas Kesehatan Pinrang,” Kata Noer Putra Bahagia kepala Imigrasi Kota Parepare
Hingga kedua WNA tersebut, dibawa ke Ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan kesehatan dan pantauan terhadap dua WNA tersebut.
Sementara kepala dinas Kesehatan Pinrang drg. Dyah Puspita saat dikonfirmasi menyebutkan dari hasil pemeriksaan awal kedua WNA tersebut kondisi sehat, dan ciri-ciri terinfeksi Virus Korona tidak nampak pada fisik kedua WNA
“Kami sudah melakukan pemeriksaan, secara fisik kami melihat tidak ada ciri-ciri keduanya terinfeksi Virus Korona, meskipun mereka baru tiba ke Indonesia setelah merayakan tahun baru Imlek di China, ” Jelasnya saat dihubungi via telepon selulernya. (***)



Komentar