Trotoar.id,Makassar – Dewan Pimpinan Pengusaha Indinesia (DPP) Apindo mengajak para pengusaha Sulawesi Selatan untuk berinovasi ditengah Pandemi Covid-19.
Hal tersebut diungkap Ketua DPP Apindo Sulsel, La Tunreng dimana ia menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergitas disemua lini sehingga kesulitan yang ada dapat dilalui.
Untuk itu, Apindo Sulsel berinisiasi untuk menggelar diskusi serial Bulan Ramadhan sebagai bentuk semangat untuk mencari terobosan yang baik.
Baca Juga :
“Dibutuhkan pemikiran-pemikiran cerdas yang melibatkan semua stakeholder agar ekonomi Sulsel tidak terpuruk yang berimbas pada semua sektor dalam kurung waktu yang berkepanjangan,” harap La Tunreng.
Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif DPP Apindo Sulsel, Herman Heizer mengungkapkan, inovasi dibutuhkan oleh para pelaku usaha agar bisa mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi oleh pelaku usaha selama masa pandemi.
“Rencananya akan ada 8 seri diskusi. Yang pertama akan kami laksanakan hari Minggu, 26 April 2020 jam dua sore. ID Meeting Zoom 7779992547,” kata Herman.
Selanjutnya, Herman menjelaskan, untuk diskusi pertama, yang menjadi narasumber antara lain Ketua DPP APINDO Sulsel La Tunreng, Ketua KADIN Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras, Ketua PHRI Sulsel Anggiat Sinaga, Pendiri Kebab Turki Baba Rafi Hendy Setiono, dan Herman Heizer selaku moderator.
Disamping itu, kata Herman, melalui diskusi ini diharapkan mampu membuka peluang-peluang baru untuk berkolaborasi yang bisa memberikan manfaat dan solusi bagi orang banyak.
“Ide-ide baru dibutuhkan dalam kondisi seperti ini agar usaha bisa survive dan meminimalisir dampak negatif dari musibah ini,” pungkas Herman.
Berikut tema diskusi serial APINDO Sulsel:
Seri I: Ciptakan Inovasi Dalam Rangka Menghadapi Covid-19.
Seri II: Menjaga UMKM Lokal: Tulang Punggung Masyarakat di era Covid-19.
Seri III: Nasib Proyek Infrastruktur Sulsel: Potensi, Peluang, dan Proyeksi.
Seri IV: Geliat Bisnis Online di Tengah Covid-19: Peluang Inovasi dan Tantangannya.
Seri V: Masih Adakah Peluang Ekspor bagi Pengusaha Sulsel? Membuka Celah di Tengah Covid-19.
Seri VI: Mencari Alternatif Bisnis bagi Industri Perhotelan dan Restoran Sulsel.
Seri VII: Relaksasi, Keberlangsungan Industri, dan Penyerapan Tenaga Kerja Sulsel.
Seri VIII: Perkembangan Logistik dan Distribusi di Wilayah Indonesia Timur di saat Covid19.



Komentar