BPK Temukan Indikasi Kerugian Negara di Proyek Infrastruktur di Bina Marga, Ketua Komisi D Bilang Begini

Suriadi
Suriadi

Selasa, 14 Juli 2020 18:46

BPK Temukan Indikasi Kerugian Negara di Proyek Infrastruktur di Bina Marga, Ketua Komisi D Bilang Begini

TROTOAR.ID, MAKASSAR —  Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel)  langsung merespon temuan Badan Pemeriksa Keuangan terkait kelebihan pembayaran pada proyek rehabilitasi jalan Pada Dinas Bina Marga dan Konstruksi. 

Dimana Temuan BPK tersebut merekomendasikan rekanan Dinas Bina Marga yang mengerjakan proyek peningkatan atau preservasi jalan yang nilainya sebesar Rp8.329.247.090, 93, untuk mengembalikan kelebihan pembayaran sebesar Rp3.079.634.731.00.

Menyikapinya hal tersebut, ketua Komisi D Sulsel, Jhon Rende Mangontan menyebutkan apa yang menjadi rekomendasi BPK harus diikuti hingga batas waktu yang ditentukan BPK

“Kalau itu sudah menjadi rekomendasi BPK jelas harus ditaati, dan kita juga meminta kepada Semua mitra kerja kami untuk lebih selektif lagi dalam menjalankan program sesuai dengan regulasi yang ada, ” Kata Jhon 

Politisi Golkar tersebut juga meminta kepada semua OPD, untuk transparan dalam mengelola Keuangan daerah hingga ke depan tidak ada lagi temuan-temuan seperti hasil audit BPK untuk tahun anggaran 2019.

Bahkan dikatakan selain temuan pengembalian uang negara, Dirinya juga mengakui jika ada temuan BPK terkait administrasi hingga mendorong tercapainya TPD clear and Clean. 

“Ini pembelajaran bagi kita, ke depan kami berharap tidak ada lagi temuan NPK baik secara administrasi maupun pengembalian uang negara, ” Jelasnya 

Dia juga menekankan kepada semua pihak khususnya kepada OPD yang mengerjakan proyek fisik untuk lebih berhati-hati agar OPD dalam menjalankan program tidak dihantui dengan masalah hukuman yang akan terjadi kedeoan. 

Berdasarkan data temuan BPK, pada Dinas Bina Marga Dan Konstruksi, ditemukan kelebihan pembayaran atas paket peningkatan atau preservasi jalan yang nilainya sebesar Rp8.329.247.090, 93 

Sehingga pihak rekanan diminta untuk melakukan pengembalian kelebihan pembayaran atas kurang volume sebesar Rp3. 079.634.731.00,  serta memerintahkan rekanan untuk tetap melakukan pemeliharaan Laston Lapis Atas AC-WC dan Pastinya Lapis Antara AC-BC dengan tebal dibawah toleransi sebesar Rp5.249.612.359.93 dengan umur konstruksi sesuai dengan SSUK dan SSKK

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Agustus 2026 14:54
Dari Buku ke Masa Depan, Andi Ina Pastikan Bantuan Kemendikdasmen Perkuat Budaya Literasi Anak Barru
MAKASSAR, Trotoar.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barru membangun generasi yang gemar membaca kembali mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat. Us...
Parlemen07 Agustus 2026 13:51
Umiyati Apresiasi Langkah KONI Makassar Lindungi Atlet PORPROV Lewat BPJS Ketenagakerjaan
MAKASSAR, Trotoar.id – Di balik ambisi meraih gelar juara pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Selatan 2026, Komite Olahraga Nasional Ind...
Metro07 Agustus 2026 12:48
Surplus Rp130 Miliar Jadi Sinyal Positif, Bapenda Makassar Genjot Pendapatan dan Bersih-bersih Pajak
MAKASSAR, Trotoar.id — Di tengah tantangan fiskal yang dihadapi banyak pemerintah daerah, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar justru men...
Politik06 Agustus 2026 15:53
Golkar Sulsel Bersiap dengan Wajah Baru, IAS Targetkan Struktur Rampung Pekan Depan
Makassar, Tritoar.id – Langkah konsolidasi Partai Golkar Sulawesi Selatan memasuki fase akhir.  Setelah melalui serangkaian pembahasan intensif, ti...