–MAKASSAR, TROTOAR.ID – Dalam aksi demonstrasi yang berlangsung di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Mahasiswa berseru turunkan Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin.
Terlihat lewat spanduk yang bertuliskan, “Turunkan Jokowi” serta “Cabut Omnibus Law” dan “Mosi Tidak Percaya”.
“Kami menolak menolak omnibus law sepenuhnya, tidak ada negosiasi, intinya negara harus mencabut Undang-undang itu sekarang juga. Semua masalah ini bersumber dari rezim oligarki yang tidak berpihak kepada kami yang di bawah,” kata Anwar selaku Humas Aliansi Mahasiswa Makassar
Baca Juga :
Anwar yang ditemui di titik aksi di depan Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar mengatakan bahwa wajah rezim hari ini benar-benar bobrok dengan hadirnya berbagai regulasi yang tak pro rakyat.
“KPK dilemahkan, tanah air diobral ke korporasi, rakyat miskin makin melarat, dan hasil bumi diekspor, lalu masa depan kami mau diapakan?,” tegaanya.
Sementara itu, dia mengaku bahwa keterlibatan mahasiswa menolak omnibus law lantaran kebijakan tersebut dianggap bakal berdampak ke semua sektor.
“Mahasiswa dengan buruh dengan petani memiliki kaitan erat. Mahasiswa adalah calon buruh. Dan hari ini buruh sengaja dimatikan lewat kebijakan negara sementara pengusaha, oligarki, korporasi, diberikan karpet merah. Belum lagi persoalan lingkungan yang akan terus diperas dan dirampas,” pungkas Anwar.
Oleh karena itu, kata dia, saat ini kondisi darurat di semua sekrot yang dihasilkan oleh rezim Jokowi-Amin.
“Maka sangat pantas presiden kita mundur atau turun dari jabatannya,” kuncinya. (Alam)



Komentar