TROTOAR.ID, MAKASSAR – Dua pekan terakhir Gedung Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi selatan diramaikan dengan aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Lapangan Kerja (CILAKA) yang datang dari sejumlah elemen masyarakat
Namun dibalik aksi unjuk rasa Mahasiswa dan Buruh selama ini, ada sosok seorang Ibu yang terus berjuang untuk memfasilitasi pertemuan pengunjuk rasa dengan perwakilan anggota DPRD Sulsel.
Dia adalah Kasubag Kerjasama dan Aspirasi DPRD Sulsel, Andi Padauleng, yang setia mengawal unjuk rasa yang dilakukan sejumlah elemen baik dari Mahasiswa dan kaum buruh dan ormas yang menyuarakan penolakan UU Cipta Lapangan Kerja
Baca Juga :
Meski tidak sering dirinya mendapat teriakan dari kalangan Demonstran namun tanggung jawab yang diamanahkan kepada dirinya sebagai kasubag aspirasi untuk memediasi aspirasi tetap dijalankan
“Ini tugas dan tanggung jawab saya yang diamanahkan pimpinan ke saya, dan meskipun sering mendapat teriakan inilah tanggung jawab saya memediasi pertemuan pengunjuk rasa dan Perwakilan anggota DPRD Sulsel, ” Ungkapnya
Dirinya pun selamat unjuk rasa penolakan UU Cipta Lapangan Kerja harus pulang larut malam demi mengawal aspirasi yang sampaikan kelompok masyarakat.
“Mau tak mau kalau unjuk rasa sampai malam jelas saya disini juga sampai malam, saya tetap di DPRD Sulsel, hingga semua aspirasi yang disampaikan masyarakat kita terima ” Jelasnya
Hingga seluruh aspirasi yang masuk ke DPRD diteruskan ke Pimpinan DPRD untuk selanjutnya disikapi secara kelembagaan.
Dikatakan hal yang paling sulit dihadapinya ketika pengunjuk rasa mendesak ditemui anggota DPRD namun anggota DPRD tidak ingin menemui pengunjuk rasa atau sedang tidak ada ditempat
Dirinya harus berperan ganga untuk meyakinkan jika anggota DPRD sedang tidak berada di kantor ataupun sedang tugas luar daerah, hingga para pengunjuk rasa memahami dan akhirnya membubarkan diri. (Alam)



Komentar