TROTOAR.ID, MAKASSAR — Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Makassar (Makar) masih melakukan blokade di Jalan A. P Pettarani, Kota Makassar.
Terpantau di lokasi, ratusan mahasiswa tengah berkumpul di badan jalan dan menutup arus utama itu menggunakan beton pembatas jalan.
Bahkan, massa juga menahan beberapa buah mobil konteiner untuk digunakan memalangi jalan tersebut. Sembari para demonstran melakukan orasi dan bernyanyi sambil membakar ban dan kayu yang ada di sekitarnya.
Baca Juga :
Salah satu massa dari Universitas Negeri Makassar (UNM) mengatakan bahwa pemblokiran jalan akan terus terjadi bila tuntutan rakyat tak dipenuhi oleh negara. Menurutnya, hal ini juga adalah simbol mosi tidak percaya rakyat kepada rezim saat ini.
“Kami demo karena kebijakan negara makin tidak berpihak pada kami, buktinya omnibus law disahkan, sedangkan jelas-jelas itu bukan kebutuhan rakyat melainkan kebutuhan pengusaha dan politisi bejat saja,” kata Anwar Nurhadi kepada Trotoar.
Massa menuntut agar pengesahan Undang-Undang Omnibus Law dibatalkan. Serta mereka mendesak presiden agar memwujudkan kesejahteraan rakyat, salah satunya pendidikan dan kesehatan gratis.
“Berikan upah yang layak bagi buruh,” ujarnya.
Ia juga menceritakan kejengkelannya terhadap aparat yang kerap kali merepresi dan menangkap massa aksi.
“Kami tidak mungkin menyerang balik kalau tidak diganggu, karena kami bukan orang gila,” pungkasnya.
Sementara itu, telihat kemacetan panjang terjadi di ruas Jalan Mapala dan ruas jalan lainnya yang ada di sekitar A.P Pettarani. (Alam)



Komentar