Rapat Monev Inovasi, Para Inovator Kirim Doa Buat Almarhum Anjas Rusli

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 19 Februari 2021 19:17

Rapat Monev Inovasi, Para Inovator Kirim Doa Buat Almarhum Anjas Rusli

TROTOAR.ID, LUWU UTARA — Berbicara inovasi, kurang elok jika tidak menyebut nama Anjas Rusli, inovator yang namanya sudah sangat familiar di Luwu Utara. Meski yang bersangkutan telah meninggal dunia, tapi segala karyanya akan tetap dikenang sampai kapan pun.

Inilah yang kemudian mengilhami para inovator lain mengirimkan doa kepada almarhum di tengah-tengah Rapat Monitoring dan Evaluasi Keberlanjutan Inovasi Penerima Penghargaan TOP Inovasi Pelayanan Publik dari Pemerintah, Jumat (19/2/2021), di Ruang Rapat Sekda Luwu Utara.

Rapat dibuka Asisten Administrasi Umum, Eka Rusli, dan dipandu Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah, Muhammad Hadi, serta dihadiri Tim Pelaksana Warkop Indah dan para inovator seperti Muslim Muhtar (Sipena), Muharwan (Kampung Konservasi Pesisir), Arief R. Palallo (Gelisha), Suharto (Kesraku), Ahmad (GIS For E Control), Ramlan Madjid (Si Bang Tio), Andi Bachtiar (Kampung Penyelamat Jiwa), Awaluddin Andi Paso (Mata Pintar Menjawab), Yusuf A. Wani (Siwanda) dan Rustam Taslim (Pasar Tani Jumpa Lagi).

Dalam rapat ini dibahas sejauh mana keberlanjutan seluruh inovasi yang telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari pemerintah, baik tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten, dalam tiga tahun terakhir. Inovasi yang dibahas adalah Top Inovasi Pelayanan Publik 2018 dan Top Inovasi Pelayanan Publik 2019.

Total ada 22 Top Inovasi Pelayanan Publik yang sejauh ini dinilai layak untuk terus mengembangkan inovasinya. Sebutlah misalnya Hipnoterapi, Sarjana Mengajar, Frozen Barbie, Kampung Penyelamat Jiwa, Kesraku, Gelisha, Kampung Konservasi Pesisir, Mata Pintar Menjawab, Sipena, dan GIS For E Control.

“Rapat hari ini sebenarnya adalah bagian dari tugas Tim Pelaksana Warkop Indah untuk mengecek sejauh mana implementasi inovasi yang sudah diterbitkan beberapa tahun terakhir,” kata Kabag Organisasi, Muhammad Hadi, yang juga Wakil Sekretaris Tim Pelaksana Warkop Indah. 

Kenapa monev mesti dilakukan? Hadi menjelaskan, yang paling penting dari sebuah inovasi bukan hanya dari sisi kebermanfaatannya, tapi juga bagaimana keberlanjutannya. Syukur-syukur, kata dia, ada inovator yang sudah melakukan replikasi inovasi.

“Kekhawatiran kita adalah jangan sampai ada inovasi yang hanya ingin memenuhi target kompetisi saja, tapi tidak memikirkan keberlanjutannya. Nah, inilah tujuan kita kenapa monev ini dilakukan. Dan Alhamdulillah, ada satu inovasi kita yang sudah direplikasi daerah lain melalui fasilitasi Pemprov Sulsel, yaitu inovasinya almarhum pak Anjas Rusli. Nah, kita mau inovasi-inovasi lain juga bisa seperti itu,” harap dia. 

Sekadar diketahui, dari 22 inovasi, hampir semuanya masih berlanjut pelaksanaannya. Meski juga ada satu – dua yang stagnan, sehingga butuh sentuhan semangat dan motivasi agar tidak berhenti di tengah jalan. (LH)

Penulis : Lh

 Komentar

Berita Terbaru
Mayat yang Terbungkus Karung dalam Semak-semak di Gowa Ternyata Warga Bulukumba
News07 Maret 2021 17:17
Mayat yang Terbungkus Karung dalam Semak-semak di Gowa Ternyata Warga Bulukumba
TROTOAR.id—Kembali wilayah hukum Polres Gowa digemparkan dengan penemuan mayat pada Sabtu 6 Maret 2021 sekitar pukul 21.15 WITA di Dusun Biring Roma...
Mantan Ketua Dan Sekretaris Golkar Bersaing di Musda Jeneponto
News07 Maret 2021 16:57
Mantan Ketua Dan Sekretaris Golkar Bersaing di Musda Jeneponto
TROTOAR.ID, JENEPONTO -- Musyawarah Daerah Partai Golkar Kabupaten Jeneponto Akan digelar 12-14 Maret mendatang, dan proses pendaftaran bakal calon hi...
Pasca Mayat Gadis di Selokan, Kini Ada Lagi Pria di Semak-semak dalam Karung Membusuk di Gowa
News07 Maret 2021 03:41
Pasca Mayat Gadis di Selokan, Kini Ada Lagi Pria di Semak-semak dalam Karung Membusuk di Gowa
TROTOAR.id—Kabupaten Gowa kembali digegerkan atas penemuan mayat oleh warga, kini didapati dalam karung. Awalnya mayat laki-laki itu ditemukan di se...