Penggunaan Batu Bara Terus Meningkat, Ketum GMKI: Pemerintah Abaikan Paris Agreement

Suriadi
Suriadi

Senin, 19 April 2021 20:08

Ketua Umum PP GMKI.
Ketua Umum PP GMKI.

TROTOAR.id, Jakarta–Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menyoroti komitmen Pemerintah dalam  mengurangi emisi CO2 pada sektor energi berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 tahun 2016 mengenai Pengesahan Paris Agreement melalui diskusi “Masa Depan Energi Indonesia, Transisi Menuju Energi Bersih.”

Realisasi pemanfaatan energi terbarukan pada tahun 2021 baru mencapai 11.2 % dari target pemerintah 23% pada tahun 2025. PP GMKI menilai transisi energi bersih sulit tercapai akibat porsi batu bara terus meningkat hingga 2024 mengingat cadangan batu bara di Indonesia masih 143 miliar ton. 

Melihat hal tersebut Ketua Umum PP GMKI Jefri Gultom menilai pemerintah mengabaikan paris aggrement yang telah disepakati 194 negara termasuk Indonesia pada tahun 2016 silam. 

Baca Juga  Hari Ini Bulukumba dan Selayar Diguncang Gempa Bumi di Dasar Laut

“ini menandakan bahwa pemerintah Indonesia belum menunjukkan komitmennya mengenai penggunakan energi bersih terbarukan,” ujar Jefri Gultom, Senin (19/4/2021).

PP GMKI juga menyampaikan transisi energi sulit tercapai karena beberapa kementerian tidak saling bersinergi dalam pengembangan energi terbarukan (ET). Selain itu, daya tarik investasi proyek ET rendah karena perbankan tidak mendukung permodalan proyek EBT. 

PP GMKI juga menyoroti proyek PLTU 35.000 Megawatt yang bermasalah yakni konsumsi listrik yang stagnan. Menurut Kajian IESR dan Monash University Australia tahun 2019, terdapat surplus kapasitas listrik sebesar 13.000 Megawatt. Persoalan ini membuat PLN akan kewalahan menjual listrik yang dibeli mahal dari pihak swasta. Oleh karena itu, Jefri Gultom menyampaikan bahwa Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) yang dibuat pemerintah selalu berubah dan tidak ada perencanaan yang tetap sebagai acuan.

Baca Juga  Ilham Ari Fauzi "Diculik" Pemuda Makassar untuk Bahas Masa Depan Kota

Untuk mendorong akselerasi EBT dalam memenuhi target 23% tahun 2025, PP GMKI mendorong pemerintah untuk menerbitkan Perpres EBT agar mengatur kemudahan berinvestasi proyek EBT di Indonesia khususnya investor lokal. 

PP GMKI juga mendorong Pemerintah membangun akses energi di daerah serta melibatkan Desa dalam pengembangan potensi energi terbarukan. Kementerian Dalam Negeri perlu mendorong kepala desa agar mewujudkan energi bersih di desa serta mempermudah izin kepada Investor. 

Kementerian ESDM mengajak kepala desa untuk memetakan potensi EBT serta membuat modul dan pelatihan teknis dalam menggarap EBT. Kementerian PDTT mengarahkan agar anggaran desa tidak hanya fokus pada infrastruktur jalan tetapi ada fokus pengembangan EBT. Kementerian Lingkungan bersinergi dengan kepala desa untuk menghitung efektivitas EBT serta mencari solusi alternatif seperti energi biomassa dari kotoran hewan dalam mengurangi Gas Rumah Kaca.  

Baca Juga  Terkait Dualisme KNPI Soppeng, Muhammad Lutfhi Dukung Keputusan Kesbangpol.

PP GMKI meminta pemerintah untuk mewujudkan energi masa depan yakni baterai dari nikel sulfat dan kobalt sulfat. PP GMKI berharap pemerintah tidak bergantung pada investasi atau penanaman modal asing. 

”Sumber daya alam kita melimpah, Indonesia harus berdaulat dalam energi,” tutup Jefri Gultom. (RLS)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro06 November 2026 13:51
Dukcapil Makassar Tembus Tiga Pulau Terluar, Petugas Rela Bermalam Demi Layani Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Jarak geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pemerintah. Prinsip itulah yang ki...
Metro06 November 2026 13:45
Sambut HUT ke-419 Makassar, Dinas PU Libatkan 15 Kecamatan dalam Lomba Kebersihan Drainase dan Penataan Lorong
MAKASSAR, Trotoar.id — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar, Pemerintah Kota Makassar mulai menggerakkan berbagai kegiatan yang ber...
Daerah06 November 2026 13:38
Bupati Syaharuddin Alrif Usulkan 400 Rumah Sejahtera Terpadu ke Kemensos, Sidrap Berpeluang Jadi Kabupaten Percontohan
JAKARTA, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, terus memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pe...
Daerah06 November 2026 13:23
Syaharuddin Alrif Ungkap Strategi dan Inovasi Pembangunan Sidrap di Podcast A-Talk Apkasi
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan berbagai capaian pembangunan, strategi pengentasan kemiskinan,...