Pemkot Makassar

Dukcapil Makassar Tembus Tiga Pulau Terluar, Petugas Rela Bermalam Demi Layani Warga

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 06 November 2026 13:51

Dukcapil Makassar Tembus Tiga Pulau Terluar, Petugas Rela Bermalam Demi Layani Warga

MAKASSAR, Trotoar.id — Jarak geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pemerintah. Prinsip itulah yang kini didorong Pemerintah Kota Makassar melalui terobosan pelayanan administrasi kependudukan hingga ke wilayah pulau-pulau terluar.

Untuk pertama kalinya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar menghadirkan pelayanan langsung di tiga pulau terluar berpenghuni, yakni Pulau Langkai, Lanjukang, dan Lumu-Lumu.

Program jemput bola tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar yang jatuh pada 9 November 2026.

Tidak sekadar mengirim petugas untuk melayani warga, jajaran Disdukcapil bahkan harus bermalam di pulau demi memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan administrasi kependudukan tanpa harus menempuh perjalanan jauh menuju pusat pelayanan di daratan maupun pulau lainnya.

Kepala Disdukcapil Kota Makassar, Muhammad Hatim Salam, mengatakan pelayanan tersebut berlangsung selama dua hari dan menyasar masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan administrasi kependudukan.

Baca Juga  Dari Barru Menyala untuk Selatan Sentuhan Sosial Istri Menteri ESDM Hadirkan Harapan Baru

“Dalam rangka memperingati HUT ke-419 Kota Makassar, kami Dinas Dukcapil melakukan pelayanan di tiga pulau terluar, yaitu Pulau Langkai, Lanjukang, dan Lumu-Lumu. Selama dua hari kami layani masyarakat di pulau,” ujar Hatim, Jumat (6/11/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang menginginkan seluruh masyarakat memperoleh kemudahan pelayanan publik, termasuk warga yang bermukim di wilayah kepulauan.

Menurut Hatim, pemerataan pelayanan tidak boleh hanya berpusat di kawasan perkotaan. Pemerintah juga harus hadir menjangkau masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan dan memiliki keterbatasan akses transportasi.

“Langkah ini merupakan upaya memperluas pemerataan pelayanan publik, sehingga masyarakat di wilayah terluar mendapatkan akses pelayanan yang sama dengan warga di daratan,” tuturnya.

Selama ini, pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat kepulauan lebih banyak terpusat di Pulau Barrang Lompo sebagai ibu kota kecamatan, serta pulau-pulau terdekat seperti Barrang Caddi.

Baca Juga  Dapat Pengarahan Dari Jokowi, ASS Gandeng TNI Polri Percepat Vaksinasi

Kondisi geografis dan jarak tempuh menjadi tantangan tersendiri bagi warga di pulau-pulau terluar ketika harus mengurus dokumen kependudukan.

Karena itu, kehadiran langsung petugas Dukcapil di Pulau Langkai, Lanjukang, dan Lumu-Lumu menjadi langkah penting untuk memangkas kendala jarak sekaligus mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Hatim mengungkapkan, berdasarkan keterangan warga setempat, pelayanan langsung yang menjangkau tiga pulau terluar tersebut merupakan pengalaman pertama bagi mereka dalam pelaksanaan pelayanan pada masa pergantian kepemimpinan wali kota.

“Menurut keterangan warga, pelayanan di pulau-pulau terluar ini merupakan yang pertama kali setiap pergantian Wali Kota. Dengan hadirnya pelayanan menjangkau tiga pulau terluar yang berpenghuni,” ungkapnya.

Dalam pelayanan tersebut, Disdukcapil membuka sejumlah layanan administrasi kependudukan, mulai dari perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), hingga penerbitan akta kelahiran dan akta kematian.

Berbagai layanan itu dihadirkan agar masyarakat dapat mengurus dokumen kependudukan secara langsung tanpa harus mengeluarkan waktu dan biaya tambahan untuk bepergian ke pusat pelayanan.

Baca Juga  Fashion Show Wastra Jadi Sorotan, Tampilkan Keindahan Kain Khas Sulawesi Selatan

Bagi Pemerintah Kota Makassar, langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan. Sebab, setiap warga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan dokumen kependudukan, di mana pun mereka tinggal.

Hatim menegaskan, momentum HUT ke-419 Kota Makassar menjadi kesempatan bagi Disdukcapil untuk memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan hingga ke wilayah terluar.

“Melalui momentum HUT ke-419 Kota Makassar, kami di Dukcapil ingin memastikan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan seluruh masyarakat, termasuk warga yang tinggal di pulau-pulau terluar,” tutup Hatim.

Terobosan ini menjadi pesan bahwa pelayanan pemerintah tidak semestinya berhenti di pusat kota. Justru, semakin jauh wilayah tempat masyarakat bermukim, semakin besar pula tanggung jawab pemerintah untuk memastikan hak-hak pelayanan mereka tetap terpenuhi.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Metro06 November 2026 13:45
Sambut HUT ke-419 Makassar, Dinas PU Libatkan 15 Kecamatan dalam Lomba Kebersihan Drainase dan Penataan Lorong
MAKASSAR, Trotoar.id — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar, Pemerintah Kota Makassar mulai menggerakkan berbagai kegiatan yang ber...
Daerah06 November 2026 13:38
Bupati Syaharuddin Alrif Usulkan 400 Rumah Sejahtera Terpadu ke Kemensos, Sidrap Berpeluang Jadi Kabupaten Percontohan
JAKARTA, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, terus memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pe...
Daerah06 November 2026 13:23
Syaharuddin Alrif Ungkap Strategi dan Inovasi Pembangunan Sidrap di Podcast A-Talk Apkasi
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan berbagai capaian pembangunan, strategi pengentasan kemiskinan,...
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...