PN Tipikor Gelar Sidang Perdana Agung Sucipto

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 18 Mei 2021 16:06

PN Tipikor Gelar Sidang Perdana Agung Sucipto

Trotoar.id, Makassar — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Makassar menggelar Sidang perdana terhadap Agung Sucipto terdakwa pemberi suap Gubernur Sulsel Non Aktif Nurdin Abdullah, Selasa 18 Mei 2021.

Sidang di poin langsung oleh Hakim ketua Ibrahim Palino dan dua hakim anggota, sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Janwar Dwi Nugroho, Yoyo Jufiter Haidi, menyebutkan terdakwa didakwa dengan pasal berlapis yakni Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b, karena telah melakukan tindak pidana penyuapan 

Baca Juga  Saksi Sebut Kepala Biro Diperintah Bapak Menangkan Tiga Proyek

“Terdakwa dikenakan pasal berlapis dengan pasal 13 UU Tipikor junctonya Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana,” kata M Asri kepada usai sidang.

Dalam sidang, Agung Sucipto disebut memberikan sejumlah uang kepada Nurdin sebanyak dua kali dalam rentang Waktu 2019 hingga februari 2021. 

Penyerahan uang suap pertama di lakukan di kediaman Nurdin Abdullah, dimana Agung Sucipto menyerahkan uang sebanyak 150 ribu Dollar Singapura dan kedua sebanyak Rp2 Miliar yang ditemukan dalam Operasi tangkap Tangan 

Untuk buang suap tahap kedua, Agung menyerahkan buang tersebut kepada Edy Sekretaris Dinas PUTRI Provinsi Sulsel Yang juga menjadi tersangka dalam kasus gratifikasi dan suap Nurdin Abdullah

Baca Juga  KPK Geledah Ruang Romy dan Lukman Hakim

Pemberian Uang tersebut sebagai pelicin untuk mendapatkan pengerjaan proyek  pembangunan infrastruktur di lingkup Pemprov Sulsel 2020-2021.

“Kakan buktikan sekuat dakwaan dalam sidang kasus Agung Sucipto termasuk sumber uang dan aliran dana yang digunakan, ” Katanya  Asri.

Asri engatakan, Edy Rahmat merupakan orang dekat atau orang kepercayaan Nurdin Abdullah. Edy disebut berperan penting sebagai perantara. 

Baca Juga  KPK Geledah Ruang Kerja Nurdin Abdullah

“Makanya dalam fakta-fakta persidangan nanti akan terungkap lagi kemana atau dari mana sumbernya, apakah ada dari pemerintahan atau ada dari pihak lain lagi,” lanjutnya.

Sidang kemudian akan dilanjutkan pada 27 Mei mendatang, dengan agenda dengan pemeriksaan saksi–saksi, lantaran Terdakwa dan pengacaranya menolak untuk agenda pembacaan Eksepsi 

“Kita tidak ajukan Eksepsi, karena kami dan kita ingin langsung ke pokok perkara dan pembuktian supaya perkara ini bisa menjadi terang benderang dan cepat selesai,” singkatnya.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen28 Oktober 2026 20:49
Perjuangkan Hak Daerah atas Keuntungan Tambang, Pansus DPRD Sulsel Temui Kementerian ESDM
JAKARTA, Trotoar.id — Sulawesi Selatan tidak boleh hanya menjadi wilayah eksploitasi sumber daya alam tanpa memperoleh manfaat yang optimal bagi pem...
Metro28 Oktober 2026 20:34
Naoemi Octarina Dukung Sekolah Rakyat, Perkuat Akses Pendidikan dan Masa Depan Anak
MAKASSAR, Trotoar.id — Pendidikan menjadi salah satu kunci untuk memutus mata rantai ketimpangan sosial dan membuka peluang masa depan yang lebih ba...
Daerah28 Oktober 2026 17:08
Barru Bidik Investasi Rp1,7 Triliun, Sekda Teken LoI Pembangunan Pabrik Bawang Putih
MAKASSAR, Trotoar.id — Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, membidik peluang investasi senilai Rp1,7 triliun melalui rencana pembangunan pabrik pengol...
Metro28 Oktober 2026 16:27
Darmawangsyah Muin Resmi Jadi Bupati Gowa Definitif, Tantangan Pembangunan Menanti
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan pemerintahan Kabupaten Gowa memasuki babak baru. Darmawangsyah Muin resmi dilantik sebagai Bupati Gowa definitif...