Tekan Impor Garam, Azikin Solthan Dorong BUMN Kerja Sama Universitas Perbaiki Produksi Garam Petani

Suriadi
Suriadi

Kamis, 20 Mei 2021 17:21

Tekan Impor Garam, Azikin Solthan Dorong BUMN Kerja Sama Universitas Perbaiki Produksi Garam Petani

Trotoar.id, Jakarta — Anggota Komisi IV DPR RI, Azikin Solthan menjadi juru bicara fraksi Partai Gerindra dalam Rapat Dengan Pendapat (RDP) komisi IV bersama BUMN klaster pangan. Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan sejumlah persoalan dalam klaster pangan di berbagai daerah. Termasuk di Sulawesi Selatan.

Sejumlah BUMN dalam klaster pangan hadir dalam rapat tersebut. BUMN itu di antaranya adalah PT RNI, PT Pertani, Berdikari, Sang Hyeng, PT Garam, Perikanan Nusantara dan Perikanan Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Azikin Solthan membeberkan sejumlah permasalah yang terkait dengan klaster pangan. Salah satu di antaranya adalah persoalan pupuk yang disampaikan kepada PT Pertani. Sekedar diketahui, PT Pertani adalah salah satu BUMN yang memproduksi dan mendistribusikan pupuk di Indonesia.

Dia mendorong agar PT Pertani untuk memikirkan dan mengembangkan pupuk berkualitas di tengah kebijakan pemerintah yang mulai mengurangi pupuk kimia subsidi.

Baca Juga  Komisi III MInta Keseriusan Kejaksaan Tuntaskan Kasus Jeng Tang

“Saat ini kebanyakan petani enggan untuk menggunakan pupuk organik karena menganggap bahwa pemakaian pupuk organik belum mampu menghasilkan produksi seperti pemakaian pupuk kimia. Untuk itu Fraksi Partai Gerindra meminta PT Pertani untuk serius memikirkan dan mengembangkan pupuk organik yang berkualitas dan dapat digunakan oleh petani secara massif,” jelas dia.

Dia juga meminta kepada PT Garam (Persero) untuk ikut membantu pemerintah menekan impor garam. Salah satunya dengan melakukan penyerapan garam rakyat.

Dia menyebut, salah satu masalah utama penyerapan garam rakyat adalah kualitas yang tidak memenuhi standar kebutuhan industri. Pada tahun 2020 sebanyak 738.000 ton garam rakyat tidak terserap oleh industri, dikarenakan stadar kadar Natrium Klorida (NaCl) yang dibutuhkan oleh indusri sekitar 94 persen-96 persen.

Dia juga menyinggung petani garam di Jeneponto, Sulawesi Selatan. Dia menyebut, petani garam di Jeneponto juga merasakan dampak negatif dari impor garam.

Baca Juga  Polisi Duga Peluru di Ruang F-PD dan F-PAN Sama yang Namanya di ruang 1313 Senin Kemarin

“Di Dapil saya di Jeneponto, masyarakat di sana menjerit ketika pemerintah impor garam,” kata dia.

Dia lalu mengajak kepada PT Garam (Persero) untuk menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia petani garam. Dengan begitu, hasil produksi garam bisa menjadi lebih meningkat.

“Kebijakan pemerintah harus berpihak kepada petani garam kita. Ini harus segera kita lakukan untuk mendorong peningkatan produksi garam sesuai standar industri,” jelas dia.

Azikin Solthan yang menjadi juru bicara Fraksi Gerindra juga meminta kepada Perum Perikanan Indonesia untuk membuka akses bagi nelayan daerah yang memiliki potensi perikanan yang diminati internasional untuk kemudahan akses pasar.

“Sekaligus mempermudah modal untuk sektor swasta terutama pihak swasta yang membantu komunitas perikanan daerah atau petambak lokal,” jelas dia.

Baca Juga  Tiga Pemuda ini Ramaikan Bursa Caleg 2019

Dalam kesempatan itu, BUMN Klaster pangan ini juga menyampaikan kepada komisi IV untuk menjadi sebuah perusahaan holding. PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) akan menjadi induk holding perusahaan BUMN pangan dan beranggotakan perusahaan negara yang berada di sektor yang sama.

Direktur Utama PT RNI, Arief Prasetyo Adi berharap holding ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari DPR RI sampai dengan kementerian terkait. Saat ini progresnya juga sudah dibahas secara intens dengan kementerian terkait.

“Kita mau BUMN holding klaster pangan dapat dukungan, terbentuk maksimal pada kuartal III tahun ini di September. Saat ini kita laporan klaster pangan belum terbentuk holding pangan tapi sudah dibahas pada kementerian terkait dengan intens,” jelasnya.(*)

Penulis : Adi

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen08 November 2026 00:28
Ranperda APBD Sulsel 2027, Gubernur Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2027 memasuki ta...
Politik07 November 2026 20:26
Target Rampung Sebelum 2027, Golkar Makassar Bentuk Panitia Musda, Ismail Ditunjuk Pimpin OC
MAKASSAR,, TROTOA.ID— DPD II Partai Golkar Kota Makassar mulai mempercepat persiapan Musyawarah Daerah (Musda) dengan membentuk struktur kepanitiaan...
Daerah07 November 2026 19:16
Lepas Kontingen Porprov XVIII, Bupati Sidrap Bidik 10 Besar dan Targetkan 10 Emas
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memasang target ambisius pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 202...
Metro07 November 2026 18:55
Gebyar HUT ke-419 Makassar, Dispora Hadirkan Padel, Golf, Memancing hingga Youth Move Lab
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar tidak hanya menjadi momentum perayaan hari jadi kota, tetapi juga ruan...