Pro Kontra Satgas Detektor Covid-19, Satu Kata dari Walkot Makassar: Jangan Ada Provokator!

Awal Febri
Awal Febri

Senin, 12 Juli 2021 19:15

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar. (Dok:trotoar.id).
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar. (Dok:trotoar.id).

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Sejak diturunkannya tim detektor sejak 10 Juli 2021 lalu, sejumlah komentar datang dari berbagai kalangan masyarakat. Pro kontra mewarnai pelaksanaan penerapan program Makassar Recover ini.

Olehnya itu menjawab kecemasan juga kekhawatiran warga akan hadirnya tim detektor yang mengunjungi masyarakat, secara virtual Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar meminta laporan dari lurah, camat, master covid, dan para kepala puskesmas yang bersentuhan langsung dengan tim detektor.

Baca Juga  Wali Kota Makassar Jalin Sinergi dengan Kepala BPOM RI untuk Kerja Sama Strategis

Pertemuan secara zoom yang dilakukan di Kediaman Pribadi Danny Pomanto di Jalan Amirullah Makassar,Senin (12/7/2021) ditemukan berbagai persoalan yang masih harus diperbaiki dalam penerapannya.

Bersama Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi, Danny secara tegas meminta agar semua pihak yang terlibat bersungguh-sungguh berjuang menyelamatkan warga Makassar.

“Ini panggilan kemanusiaan. Jangan ada provokator. Harusnya semua pihak saling mendukung. Apa yang kurang segera dibenahi. Kritikan dan masukan masyarakat di tampung dan lakukan perbaikan. Wajar jika ada komentar tapi bukan berarti harus diam dan tidak berbuat apa-apa,”tegas Danny.

Baca Juga  Sejumlah Fraksi Protes Target PAD Makassar yang Menurun, Walkot Makassar: Itu Artinya Dewan Berfungsi

Sementara itu Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi dengan lantang juga meminta kerja sama semua pihak dan memperhatikan SOP dalam pelaksanaan program Makassar Recover.

“SOP tim detektor sudah jelas. Jajaran atas harusnya memantau dan mengevaluasi pelaksanaannya di lapangan. Besar harapan dengan adanya tim detektor,kita bisa meminimalisir peluang penyebaran covid. Jadi tolong mari bekerja bersama”,terang Fatma.

Baca Juga  Umumkan Dirinya Positif Covid-19, Walkot Makassar Minta yang Pernah Kontak Langsung Dengannya Agar Periksa Cepat

Tim detektor yang jumlahnya 15.306 personil dan tersebar ke semua RT se-Kota Makassar ini menjalankan misi penyelamatan dari paparan covid-19. Namun adapun pro kontra yang terjadi akan menjadi evaluasi dan perbaikan untuk kegiatan selanjutnya. Pemkot Makassar mengapresiasi seluruh masukan, saran dan kritikan untuk menjadikan program Makassar Recover menjadi lebih baik lagi kedepannya. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen08 November 2026 00:28
Ranperda APBD Sulsel 2027, Gubernur Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2027 memasuki ta...
Politik07 November 2026 20:26
Target Rampung Sebelum 2027, Golkar Makassar Bentuk Panitia Musda, Ismail Ditunjuk Pimpin OC
MAKASSAR,, TROTOA.ID— DPD II Partai Golkar Kota Makassar mulai mempercepat persiapan Musyawarah Daerah (Musda) dengan membentuk struktur kepanitiaan...
Daerah07 November 2026 19:16
Lepas Kontingen Porprov XVIII, Bupati Sidrap Bidik 10 Besar dan Targetkan 10 Emas
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memasang target ambisius pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 202...
Metro07 November 2026 18:55
Gebyar HUT ke-419 Makassar, Dispora Hadirkan Padel, Golf, Memancing hingga Youth Move Lab
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar tidak hanya menjadi momentum perayaan hari jadi kota, tetapi juga ruan...