Danny Akan Bentuk Satgas Lagi, DPRD: Mending Urus Warga Miskin, Kelaparan dan Kurang Gizi, Jangan Jadi ‘Polisi India’

Awal Febri
Awal Febri

Sabtu, 17 Juli 2021 16:35

Anggota DPRD Kota Makassar, Ir. Hj. Nurul Hidayah. | tim trotoar.id
Anggota DPRD Kota Makassar, Ir. Hj. Nurul Hidayah. | tim trotoar.id

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar Nurul Hidayat, merespons niat Wali Kota Makassar Danny Pomanto yang berencana akan kembali membentuk Satuan Tugas (Satgas) pemburu masyarakat tak masker (Sweeping masker).

Semangat awalnya lantaran penggunaan masker merupakan salah satu protokol kesehatan yang dinilai mampu meminimalisir penyebaran Covid-19, sementara kesadaran masyarakat dalam memakai masker dinilai masih kurang. 

Hingga saat ini, Wali Kota Makassar masih memikirkan nama yang tepat untuk satgas ini, “Akan kita lakukan adalah sweeping masker. Kita akan bikin satgas pemburu masker. Dia buru tidak pake masker,” bebernya, Kamis (15/7/2021).

Baca Juga  Meriahkan HUT Proklamasi, Sekretariat DPRD Makassar Porseni

Di bawah payung program ‘Makassar Recover’ telah terbentuk tiga tim Satuan Tugas menghadapi pandemi, yakni Satgas Pengurai Kerumunan (Raika), Satgas Covid-19 Hunter, dan terakhir Satgas Detektor.

Dewan Nurul Hidayat pun memberi komentar cukup keras. Menurutnya, masyarakat tak usah terlalu ditekan. Ia menyarankan agar Pemkot mengurusi penduduk miskin, kelaparan dan kurang gizi.

“Jangan terlalu tekan itu warga, mending yang di-hunter adalah penduduk miskin dan kelaparan, kurang gizi,” jelasnya.

Baca Juga  DPRD Gelar Rapat Bamus Ini Yang Dibahas

Nurul menduga kalau yang dikerjakan oleh Satgas ini tidak mendapat perubahan besar, “Kalau ada kegiatan satgasnya kemungkinan itu-itu saja yang berputar,” terangnya.

Ia berasumsi bahwa tak perlu membentuk satgas lagi, cukup lakukan edukasi di tempat-tempat umum saja, “Masker itu kalau mau diedukasi di tempat umum saja, seperti jalan raya, pasar mall. Janganlah ada tindakan melanggar bahwa ini aturan Perwali, cukup pemerintah sedia saja masker salurkan sampai ke lapisan bawah, bagi yang tidak punya masker berikan untuk dia pake,” tegasnya.

Baca Juga  Kadis Pariwisata Sebut Rancangan Objek Wisata Di Bantaeng Harus Dibuat Lebih Spesifik

Lebih lanjut, Politisi Partai Golkar ini menjelaskan bahwa masker itu tidak gratis, warga harus membeli untuk dapat masker, “Masker itu kan bagi mereka tidak gratis, mereka beli, bahkan ada yang cuci berulang, kan tidak higienis juga,” terangnya.

Nurul blak-blakan menyebut, “Satgas jangan jadi polisi India yang kalo tidak pake masker main bentak atau kekerasan. sipakatauki,” tegasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik23 Oktober 2026 23:18
Jelang Pelantikan Golkar Sulsel, Bendera dan Baliho Bahlil-IAS Hiasi Jalanan Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Suasana Kota Makassar mulai semarak menjelang pelantikan pengurus Dewan Pimpinan...
Politik23 Oktober 2026 21:36
Golkar Sulsel Menguningkan Makassar, Konsolidasi Politik dan Ujian Empati kepada Warga
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Akhir pekan ini, Makassar bukan sekadar menjadi panggung konsolidasi Partai Gol...
Metro23 Oktober 2026 19:49
Naoemi Octarina Pimpin Delegasi Sulsel, Perkuat Sinergi Dekranasda, PKK, dan Posyandu
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO DENPASAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat sinergi program pemberdayaan ma...
Politik23 Oktober 2026 17:33
Ribuan Kader Golkar se-Sulsel Bakal Tumpah Ruah di Makassar, Ingin Bertemu Langsung Bahlil
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan kader Partai Golkar dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan ...