Tito Minta Papua Terapkan PPKM Level IV Jelang PON, Veronica: Jakarta Sedang Merencanakan Pemusnahan Etnis Kah?

Awal Febri
Awal Febri

Senin, 26 Juli 2021 17:23

Pengacara HAM Veronica Koman. (ist).
Pengacara HAM Veronica Koman. (ist).

TROTOAR.ID, PAPUA – Provinsi Papua menyebut lockdown diterapkan dengan menutup akses keluar-masuk Provinsi Papua. Kebijakan itu rencananya dilakukan dua pekan.

Akan tetapi pemerintah pusat di Jakarta tak merestui Pemerintah Provinsi Papua menerapkan lockdown, dan meminta agar Papua menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 dan 3 saja.

Hal ini diutarakan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Menurut Tito, lockdown akan membingungkan masyarakat, beda dengan aturan PPKM Level 4 karena lebih jelas dan rinci.

Baca Juga  Nakes Dibunuh, Bamsoet Minta Negara Turunkan Seluruh Matra Kekuatan, Natalius Pigai: Anda Tidak Mengerti Soal Papua

Ada tiga daerah di Papua yang menerapkan PPKM Level 4, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke. 

Sementara ada sejumlah daerah di Papua yang menerapkan PPKM Level 3; Di antaranya daerah penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON).

Upaya ini dilakukan, kata Tito, untuk menekan laju penularan covid dan persiapan PON.

Baca Juga  Novel Bamukmin: Sebelum Ada TNI Maka Ulamalah Bersama Umat Islam Selama 350 Tahun Melawan Penjajah!!

“Saya sudah komunikasikan ke Pak Gubernur jadi kita gunakan istilah PPKM level 4 level 3, bukan istilah lockdown. Kalau lockdown, nanti masyarakat jadi bingung. Belum tentu seluruh masyarakat memahami arti lockdown,” kata Tito dalam jumpa pers di Kantor Presiden, disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (26/7).

Baca Juga  Komisioner Bawaslu Ini Tewas dalam Kecelakaan Maut

Pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) yang aktif mendampingi isu-isu yang berkaitan dengan Papua, Veronica Koman, menanggapi langkah Jakarta. 

Ia mempertanyakan apakah Jakarta sedang merencanakan permusuhan etnis? 

“Jakarta sedang merencanakan pemusnahan etnis kah? Udah tau mayoritas Orang Asli Papua tidak mau vaksin. Lalu tetap paksakan PON. Lalu larang Papua lockdown,” kata Vero sapaan akrabnya, Senin (25/7). (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro06 November 2026 13:51
Dukcapil Makassar Tembus Tiga Pulau Terluar, Petugas Rela Bermalam Demi Layani Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Jarak geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pemerintah. Prinsip itulah yang ki...
Metro06 November 2026 13:45
Sambut HUT ke-419 Makassar, Dinas PU Libatkan 15 Kecamatan dalam Lomba Kebersihan Drainase dan Penataan Lorong
MAKASSAR, Trotoar.id — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar, Pemerintah Kota Makassar mulai menggerakkan berbagai kegiatan yang ber...
Daerah06 November 2026 13:38
Bupati Syaharuddin Alrif Usulkan 400 Rumah Sejahtera Terpadu ke Kemensos, Sidrap Berpeluang Jadi Kabupaten Percontohan
JAKARTA, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, terus memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pe...
Daerah06 November 2026 13:23
Syaharuddin Alrif Ungkap Strategi dan Inovasi Pembangunan Sidrap di Podcast A-Talk Apkasi
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan berbagai capaian pembangunan, strategi pengentasan kemiskinan,...