JAKARTA – Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, mengatakan kalau Presiden Joko Widodo tidak memiliki campur tangan dalam wacana Amandemen UUD 1945.
“Amandemen ini wilayahnya MPR dan pemerintah tidak terlibat di dalamnya,” katanya dalam diskusi virtual, Sabtu, 28 Agustus 2021.
Fadjroel menegaskan bahwa Presiden tidak sedikitpun punya niat ingin rencana tersebut
Baca Juga :
Ia menambahkan, sikap tersebut sudah disampaikan Kepala Negara jauh hari sebelum wacana amandemen terbatas UUD 1945 mengemuka.
“Beliau dua kali mengatakan tidak setuju dengan terkait dengan presiden tiga periode, kemudian beliau tidak setuju perpanjangan masa jabatan,” ungkap dia.
Fadjroel memastikan komitmen tersebut akan dipegang teguh Presiden Jokowi. RI 1 tidak ingin merusak semangat reformasi dengan berupaya mengubah ketentuan jabatan presiden.
“Beliau tegak lurus dengan UUD 45 dan menghormati amanah dari reformasi 1998 karena presiden dua periode adalah masterpiece reformasi dan demokrasi 1998,” ujar dia. (Al)




Komentar