Ketua TP PKK Makassar, Kunjungi Desa Penglipuran, Desa Terbersih ke 3 Dunia

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 08 Oktober 2021 15:24

Ketua TP PKK Makassar, Kunjungi Desa Penglipuran, Desa Terbersih ke 3 Dunia

Trotoar.id, Makassar — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, mengajak Ketua TP PKK Kecamatan, berkunjung ke Desa Penglipuran Bali.

Desa Penglipuran menjadi salah satu objek wisata pilihan yang dikunjungi Ketua TP PKK Kota Makassar bersama rombongan.

“Desa ini terpilih sebagai desa terbersih ke tiga di dunia, dengan peran serta ibu-ibu rumah tangga, dan tentunya ilmu ini patut dimiliki kader-kader PKK. Kemarin, kami sengaja mengajak seluruh anggota untuk berkunjung ke sana, untuk melihat secara langsung, sebagai bekal dalam pembinaan kader,” ujarnya, Jumat (08/10/2021).

Baca Juga  Rektor Universitas Ibnu Chaldun: Mari Kita Cetak 1001 Pemimpin Seperti Anies Baswedan

Didampingi oleh pengelolah desa Penglipuran, Inengah Moneng, Ketua TP PKK Kota Makassar berkeliling desa, menyaksikan lebih dekat, bagaimana ibu-ibu rumah tangga mampu menjaga kebersihan lingkungan, serta memanfaatkan lahan pekarangan sebagai penunjang perekonomian keluarga.

Inengah Moneng, menjelaskan bahwa desa mereka memiliki lahan hutan bambu seluas 45 hektare, bambu tersebut digunakan warga, diolah dan dijadikan kerajinan anyaman, demikian pula dengan daun-daun kering yang diolah sebagai kompos.

Baca Juga  Transparan, Jelang Pilkada Yusran Minta Camat Lurah Cek Data Base Warga

Untuk menjaga kebersihan desa, ibu-ibu rumah tangga telah memisahkan limbah organik dan non organik, sejak dari rumah mereka masing-masing. Limbah organik diolah sebagai pupuk, sedangkan limbah non organik dijemput oleh boks yang telah disiapkan oleh dinas lingkungan hidup. Untuk sampah plastik, melalui TP PKK Desa Penglipuran, telah bekerja sama dengan bank sampah, untuk menyemput sampah plastik warga.

Baca Juga  Ara dan RP Kompak Bilang: Tidak Tahu Menahu Soal Fee 30 Persen

Selain itu, ibu-ibu rumah tangga juga melakukan pembibitan berbagai tanaman hias, sebagai salah satu upaya peningkatan perekonomian masyarakat.

Hal yang cukup unik, yang berlaku di Desa Penglipuran yakni adanya hukum adat, dimana masyarakat Desa Penglipuran tidak dibolehkan untuk berpoligami maupun poliandri.

Dalam kunjungan kali ini, TP PKK Kota Makassar juga menyerahkan cenderamata hasil kerajinan enceng gondok, dari Makassar.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Politik22 Oktober 2026 12:37
AMPI Sulsel Rekomendasikan Andi Nurhaldin NH Maju sebagai Ketua Golkar Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Dinamika menuju pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar mulai mengemuka. DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (...
Metro21 Oktober 2026 22:17
Tekan Tawuran, Appi Kerahkan Camat-Lurah Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda
MAKASSAR, Trotoar.id — Maraknya tawuran antarkelompok di Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar memperkuat langkah pencegahan di tingkat w...
Metro21 Oktober 2026 18:12
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Appi Tegaskan PSEL Makassar Tak Boleh Dipaksakan
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan rencana pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota...
Metro21 Oktober 2026 17:16
Tampil di Forum Asia-Pasifik, Appi Paparkan Inovasi PAUD Holistik-Integratif Makassar
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membawa inovasi pembangunan anak usia dini Kota Makassar ke panggung Asia-Pasifik. Di f...