Ratusan Imigran Asal Afghanistan Merasa Kehilangan Masa Depan di Indonesia, Mereka Minta Pulang ke Negara Ketiga

Awal Febri
Awal Febri

Senin, 13 Desember 2021 16:44

Para imigran asal Afghanistan saat unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar. Senin (13/12). TROTOAR/MAULANA
Para imigran asal Afghanistan saat unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar. Senin (13/12). TROTOAR/MAULANA

MAKASSAR—Pada, 13 Desember 2021, ratusan imigran asal Afganistan yang saat ini berada di Kota Makassar menggelar aksi unjuk rasa.

Mereka menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.

Para imigran ini meminta bantuan pemerintah utamanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar dibantu segala keperluannya selama berada di Indonesia.

Selain itu, mereka juga mendesak United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) atau Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi agar segera memproses keberangkatan mereka ke negara ketiga yaitu; Australia, Canada, New Zealand dan Amerika.

Baca Juga  IAI Berikan Penghargaan Terhadap Danny Pomanto

Koordinator Aksi tersebut adalah Muhammad Ali. Dia memimpin sesamanya imigran dalam aksi yang berlangsung di Kota Makassar, siang tadi.

“Kami dari pengungsi Afghanistan telah terperangkap di Negara anda (Presiden Jokowi) sejak dari 2013- 2014. Setelah negara kami jatuh ke dalam perang, kelompok Taliban mengambil alih kekuasaan, kami kehilangan harapan terakhir kami, oleh karena itu kami mengambil keputusan, untuk melakukan pemogokan untuk menyampaikan kekhawatiran kami tentang masa depan yang tidak pasti dan untuk mengakhiri proses tidak adil dari kantor UNHCR,” tuturnya dalam laporan yang diterima trotoar.id, Senin (13/12).

Baca Juga  Munafri ke Jakarta Temui Bahlil, Sinyal Kuat Jelang Musda Golkar Sulsel

“UNHCR tidak memberikan kami informasi yang tidak jelas tentang apapun selama bertahun-tahun. Tolong bantu kami karena anda adalah orang yang tepat untuk melakukannya,” ungkapnya.

Sementara itu, para imigran ini meminta untuk dipindahkan ke negara ke-3 karena mereka sudah sembilan tahun tinggal di Indonesia.

Baca Juga  Raih Adipura, Petugas Kebersihan Makan Malam Bersama di Pendopo Rujab Bupati

“Kami mau pihak UNHCR menjalankan proses kami secepatnya karena kami sudah sembilan tahun tinggal di Indonesia tanpa tujuan dan masa depan kami tidak jelas,” 

Pengungsi di Indonesia

Sekedar diketahui, Indonesia belum meratifikasi Konvensi 1951 mengenai Pengungsi, Indonesia telah lama memiliki tradisi untuk menerima pengungsi dan orang-orang yang membutuhkan perlindungan internasional.

Di mana saat ini, terdapat sekitar 13,459 pengungsi terdaftar di kantor UNHCR di Indonesia.

[LAPORAN: MAULANA]

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Oktober 2026 21:57
Fatmawati Rusdi: Sulsel Siap Jadi Simpul Produksi dan Distribusi Pangan Sulampua
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra produksi sekali...
Metro24 Oktober 2026 17:52
Sulsel Fest 2026 Hadirkan 60 UMKM, Sediakan 40 Stan Gratis
12 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Festival Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan 2026 (Sulsel Fest) menghadirkan pel...
Metro24 Oktober 2026 16:46
Aliyah Mustika Ilham Resmikan Identitas Baru MOMTOMOMS, Dorong Perempuan Saling Menguatkan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi peran komunitas pe...
Metro24 Oktober 2026 13:49
Pj Sekda Sulsel Buka Musda III Permabudhi, Perkuat Kerukunan dan Kepedulian Lingkungan
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, m...