Pemkot Makassar

Tim Percepatan Penataan BUMD Makassar Laporkan Kinerja dan Action Plan ke Wali Kota-Wakil Wali Kota

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 11 Januari 2022 17:17

Tim Percepatan Penataan BUMD Makassar Laporkan Kinerja dan Action Plan ke Wali Kota-Wakil Wali Kota

Trotoar.id, MAKASSAR — Tim Percepatan Penataan BUMD Kota Makassar melaporkan matriks target dan rencana penataan masing-masing BUMD kepada wali kota dan wakil wali kota Makassar, Selasa (11/1/20222).

Berbagai langkah yang akan dilakukan yakni transformasi dan restrukturisasi kelembagaan, penataan SDM, penempatan pegawai, rekrutmen dan rasionalisasi pegawai, penguatan tata kelola perusahaan, perbaikan business plan, pembenahan dan kewajiban layanan.

Selain rencana kerja umum, tim percepatan juga melaporkan rencana kerja spesifik pada BUMD tertentu.

“Secara spesifik misalnya rencana untuk membuat PD Parkir dan PD Pasar menjadi Perseroda. Kita akan melakukan FGD mengundang para ahli untuk melakukan transformasi dan restrukturisasi BUMD,” kata Anggota Tim Percepatan Prof Aminuddin Ilmar.

Baca Juga  Setelah 70 Tahun, Warga Lantang Tallang Akhirnya Nikmati Listrik PLN

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto memberi beberapa catatan kepada sejumlah BUMD Kota Makassar.

Untuk RPH, Danny berharap ke depan akan ada transformasi dari yang dulu hanya pemotongan menuju produksi daging hasil pemotongan untuk menggenjot produktivitas.

“Untuk BPR, mengapa tidak ada cita-cita BPR jadi bank devisa. Mestinya ada terobosan atau daya ledak dari BPR. Terobosan modal dan kepercayaan itu penting,” kata wali kota Makassar dua periode itu.

Baca Juga  Prof Rudy Dorong Smart City Makassar Berorientasi Wisata dan Ramah Investasi

Kepada PD Pasar, Danny berharap ke depan tidak ada lagi pedagang resmi dan tidak resmi. Memaksimalkan fungsi pasar dengan terobosan, misalnya sampah pasar bisa diolah kembali. Seperti halnya dengan organisasi pasar yang memadai.

Di PDAM, Danny Pomanto menyoroti banyaknya pegawai yang jumlahnya mencapai 1.028 orang. Sementara tingkat kehilangan air mencapai 52 persen.

“Di PD Parkir juga mestinya ada evaluasi. Apa sih yang paling lemah di parkir, seperti misalnya pada kolektor dana,” jelasnya.

Danny juga meminta pengelolaan terminal ke depan dilakukan lebih profesional. Secara umum Danny meminta adanya inovasi dan produktivitas yang lebih baik di semua perumda.

Baca Juga  1000 Seniman Akan Divaksin di Makassar

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi berharap ke depan, BUMD Makassar lebih banyak melibatkan tim ahli. Harapannya, akan memberikan masukan untuk peningkatan produktivitas dan layanan.

“Jadi semua kebijakan yang diambil melalui kajian ahli yang sehingga efektif dan efisien untuk peningkatan produktivitas,” tutup Fatma.

Rapat yang digelar di Ruang Siapakatau Balaikota Makassar ini dihadiri tim Percepatan Penataan BUMD Makassar dan para penjabat direksi BUMD.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Politik22 Oktober 2026 12:37
AMPI Sulsel Rekomendasikan Andi Nurhaldin NH Maju sebagai Ketua Golkar Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Dinamika menuju pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar mulai mengemuka. DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (...
Metro21 Oktober 2026 22:17
Tekan Tawuran, Appi Kerahkan Camat-Lurah Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda
MAKASSAR, Trotoar.id — Maraknya tawuran antarkelompok di Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar memperkuat langkah pencegahan di tingkat w...
Metro21 Oktober 2026 18:12
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Appi Tegaskan PSEL Makassar Tak Boleh Dipaksakan
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan rencana pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota...
Metro21 Oktober 2026 17:16
Tampil di Forum Asia-Pasifik, Appi Paparkan Inovasi PAUD Holistik-Integratif Makassar
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membawa inovasi pembangunan anak usia dini Kota Makassar ke panggung Asia-Pasifik. Di f...