16 DPC Demokrat se-Sulsel Minta DPP Jelaskan Alasan Pilih Ulla Dibanding IAS

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 04 April 2022 22:00

Bendera Partai Demokrat di atas sebuah perahu kecil milik nelayan, (Ist).
Bendera Partai Demokrat di atas sebuah perahu kecil milik nelayan, (Ist).

Trotoar.id, Makassar – Mayoritas DPC Demokrat se-Sulsel mempertanyakan keputusan DPP yang lebih memilih Ni’matullah (Ulla) ketimbang Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menjadi Ketua DPD Demokrat Sulsel.

Toh, IAS mengumpulkan suara lebih banyak dibandingkan Ulla pada musyawarah daerah (musda). Pada momen yang sama, Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Ulla juga ditolak. 

Ketua DPC Demokrat Maros, Amirulllah Nur, mewakili 16 DPC menyampaikan, pihaknya  hingga kini masih mempertanyakan sekaligus memprotes keputusan DPP.

Pihaknya masih heran dengan dasar pengambilan keputusan DPP sehingga memilih figur yang tidak didukung mayoritas akar rumput, dan parahnya lagi LPj-nya ditolak pada musda. Olehnya itu, penetapan Ulla dinilai cacat hukum. 

Baca Juga  2 Balon Ketua PD Sulsel Belum Kantongi Dukungan DPP: IAS 17, Ulla belum Mau Bicara

“Gimana bisa seorang calon ketua DPD LPj-nya ditolak bisa ditetapkan sebagai ketua. Penetapan Ni’matullah cacat hukum. DPP mesti menjelaskan apa kriteria penilaian untuk menentukan ketua DPD,” ungkap dia. 

“Kok bisa 16 DPC dikalahkan dengan 9 (suara). Lalu di Jawa Timur, 25 DPC dikalahkan dengan yang 13 DPC. Dimana letak demokrasinya, DPP ini logika apa yang dipakai,” sambung Amirullah. 

Lebih jauh, ia membeberkan alasan mayoritas DPC menolak LPj Ulla ada beberapa pertimbangan.

Pertama, terus menurunnya kursi parlemen Demokrat pada Pemilu 2019 di semua tingkatan. Di DPR RI, perolehan kursi turun dari 3 menjadi 2 kursi.

Baca Juga  AHY Serahkan Rekomendasi Usungan PD ke Zainuddin-Aji Sumarno

Di DPRD Sulsel, perolehan kursi turun dari 11 menjadi 10 kursi dan DPRD kabupaten/kota turun dari 91 menjadi 71 kursi. 

Pertimbangan kedua, konsolidasi dan koordinasi partai di bawah kepemimpinan Ulla tidak berjalan.

Sejak awal hingga akhir kepengurusannya pada periode lalu, Ulla diketahui tidak pernah melaksanakan rakerda dan validasi kepengurusan. Ulla juga tidak pernah melantik kepengurusan DPC kabupaten/kota kecuali DPC Makassar. 

Ketiga, transparansi pengelolaan dan penggunaan anggaran partai. Sepanjang kepengurusan Ulla pada periode lalu, pendapatan dan penggunaan anggaran partai tidak pernah dipertanggungjawabkan di internal pengurus.

Baca Juga  Ikut FIt And Proper Test Indira dan Rahman Bando Bersaing Rebut Demokrat

Lalu, pemanfaatan anggaran partai dari pemerintah diketahui tidak direncanakan secara reguler dan pelaksanaannya sangat minim. 

Pertimbangan keempat, Ulla dinilai gagal menjaga solidaritas internal partai terkait kasus KLB. Keterlibatan 5 DPC Demokrat Sulsel dalam forum KLB di Sumut adalah fakta kegagalan komunikasi dalam kepemimpinan Ulla.

Hal itu juga menjadi bukti adanya pembiaran sekaligus tidak maksimalnya Ulla selaku ketua DPD kala itu untuk menjaga eksistensi kepemimpinan AHY. *(#)*

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah08 November 2026 17:47
HKN ke-62, Pemkab Barru Perkuat Komitmen Pemerataan Layanan Kesehatan
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya memperkuat kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan ma...
Metro08 November 2026 17:44
HUT ke-419 Makassar, Appi-Aliyah Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Festival Pangan dan Pasar Murah
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Menjaga daya beli masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota ...
Metro08 November 2026 12:41
HUT ke-419 Makassar Digelar Sederhana, Pemkot Kedepankan Khidmat dan Aksi Sosial
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memilih mengemas peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar secara sederhana. Namun, kon...
Metro08 November 2026 11:52
Libatkan 25 NGO, DP3A Makassar Kampanyekan Stop Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Upaya melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah tidak bisa...