Trotoar.id, – Komisi Pemberantasan Korupsi, (KPK) menetapkan Bupati Bogor Ade Yasin sengaai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana Korupsi
AY ditetapkan sebagai tersangka bersama sejumlah orang setelah penyidik KPK melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Perempuan tersebut kurang dari 12 jam setelah KPK melakukan OTT di Bogor.
Bukan cuma Ade yang ditangkap KPK, lembaga Antirasuah tersebut juga ikut menangkap empat orang oegawai BPK perwakilan Jawa Barat, dan barang bukti uang tunai.
Baca Juga :
“Dalam operasi tangkap tangan, KPK menetapkan tersangka Bupati Bogor dan pegawai BPK, dengan barang bukti erupa uang rupiah dengan total Rp 1.024.000.000 (miliar) yang terdiri dari Rp 570 juta tunai, dan uang yang pada rekening bank dengan jumlah sekitar Rp 454 juta rupiah,” kata Ketua KPK Firli Bahuri, dalam konferensi pers, Kamis (28/4/2022).
Firli mengatakan, dalam operasi tangkap tangan ada 11 orang diamankan empat diantaranya pegawai BPK Mereka adalah Anthon Merdiansyah selaku Pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/ Kasub Auditorat Jabar III/.
Kemudian Pengendali Teknis, Arko Mulawan selaku pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Ketua Tim Audit Interim Kab. Bogor, Hendra Nur Rahmatullah Karwita selaku pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Pemeriksa, dan Gerri Ginajar Trie Rahmatullah selaku pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/ Pemeriksa
“4 pegawai BPK yang menjadi tersangka pemerima suap adalah ATM, AM, HNRK dan GGTR,” ujar Ketua Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (28/4/2022) dini hari.




Komentar