DPRD – DPPPA Makassar

Makassar Punya Perda Kesetaraan Gender, Kadis PPPA: Jadi Perempuan bukan Hanya di Dapur, Sumur dan Kasur

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Minggu, 19 Juni 2022 15:53

Makassar Punya Perda Kesetaraan Gender, Kadis PPPA: Jadi Perempuan bukan Hanya di Dapur, Sumur dan Kasur

Makassar, trotoar.id – Anggota DPRD Kota Makassar, Fatma Wahyuddin menggelar sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor Nomor 5 tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam Pembangunan, di Hotel Aston, Minggu (19/6/2022).

Kata dia, permasalahan gender menjadi penting. Sehingga, hal itu menjadi latar belakang Politisi Demokrat ini mengambil dan berharap disebarluaskan ke seluruh lapisan masyarakat.

“Perda ini merupakan perda yang diinisiasi oleh DPRD. Dengan hadirnya perda PUG ini, Dapat Memberikan jaminan akan legitimasi kesetaraan dan keadilan dalam kedudukan, peranan dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki dalam aspek pembangunan, Politik, ekonomi, sosial budaya, hukum dan lain sebagainya,” jelas Fatma Wahyuddin.

“Salah satu tujuan dari Perda ini yakni memberikan Acuan Bagi semua pihak baik pemerintah kota, maupun pihak swasta, organisasi masyarakat, media massa dan perguruan tinggi dalam menyusun strategi pengintegrasian gender. Serta dapat mewujudkan kesetaraan dan keadilan dalam kedudukan, peranan dan tanggung jawab perempuan dan Laki-laki,“ sambung Ketua Fraksi Demokrat Makassar. 

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Aerin Nizar menjelaskan, persoalan gender tak selamanya membahas perempuan. Tetapi, gender mengenai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan, khususnya dalam pembangunan.

“Hakikat Pembangunan Nasional yakni mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Selain itu, pembangunan bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM),” paparnya.

Aerin–sapaan akrabnya menilai, masih banyak masyarakat yang tak mengetahui istilah gender. Biasanya, orang membahas gender terkait jenis kelamin sehingga perlu sosialisasi yang masif agar warga paham istilah gender.

“Jenis kelamin dan gender itu berbeda. Kalau jenis kelamin itu kodrat sementara gender lahir dari karakteristik sosial seseorang. Dari situlah mulai membedakan peran antara perempuan dan laki-laki,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar, Achi Soleman menyampaikan, Perda ini sangat memberi manfaat untuk program Pemerintah Kota Makassar. Misalnya, menjadi indikator mengenai angka Indeks Pembangunan Manusia.

“Melalui Perda Pengarusutamaan Gender ini kita semua dapat mengetahui bagaimana peran laki-laki dan perempuan dalam setiap rumah tangga. Ada batasan yang perlu diperhatikan sehingga hak dan kewajiban bisa berjalan dengan baik,” papar Achi.

Menurutnya, sosialisasi Perda ini merupakan perjuangan terhadap penyetaraan hak antara laki-laki dan perempuan. Itu sama dengan tema Perda soal gender.

“Jadi perempuan bukan hanya memiliki tiga kemampuan yaitu di Dapur, Sumur dan Kasur ini sebenarnya kalimat yang masih relevan dipakai untuk saat ini mengingat makna yang terkandung di dalamnya sebenarnya sangat luar biasa,” ungkapnya. (*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Metro18 April 2026 15:19
Nama Aliyah Mustika Ilham Dicatut, Modus Penipuan Berkedok Sumbangan Masjid Marak
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan baru yang mencatut na...
Metro18 April 2026 13:17
30 Tahun Kuasai Fasum, 40 PKL “Cat Kuning” di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri Tanpa Konflik
MAKASSAR, Trotoar.id – Setelah puluhan tahun menempati fasilitas umum, sekitar 40 pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ujung Tinumbu, Kecamatan Bontoal...
Politik18 April 2026 11:32
Musda Golkar Haed To Haed, APPI Kumpul 21 DPD II
MAKASSAR, Trotoar.id – Peta kekuatan jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan kian mengerucut. Dukungan terhadap Munafri Arif...
Hukum18 April 2026 10:56
Andi Ina Bantah Terlibat Dalam Kasus Bibit Nanas
MAKASSAR, Trotoar.id – Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, dengan tegas membantah keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi ...