Trotoar.id,Makassar – Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang dibentuk tiga Ketua Umum Partai Politik, Golkar, PAN, dan PPP tidak mendapat respon dari tingkat Daerah
Bahkan di Paripurna DPRD Sulsel, PAN dan Golkar tidak mendukung langkah Fraksi PPP untuk mampu menambah satu kursi pada struktur Badan Anggaran di DPRD Sulsel
Dimana Golkar mendorong agar Usulan Fraksi PPP di bahas dalam pansus Tata tertib, dan PAN bertahan untuk tidak dilakukan penambahan meskipun itu dari usulan PPP.
Mitra Koalisi PPP tersebut menyampaika pendapatnya saat pimpinan DPRD Sulsel meminta pendapat dari seluruh fraksi terkait usulan uang diajukan Fraksi PPP.
Usman lonta, anggota Fraksi PAN menyebutkan dirinya tidak ingin lembaga DPRD sebagai lembaga pembuat produk hukum daerah melabrak aturan yang selama ini me jadi pedoman kerja bahia anggota DPRD
“Kalau PP dan tatip kita mengatur jumlah anggota Banggar sebanyak setengah dari jumlah anggota DPRD, kalau ditambah lagi kita akan melanggar tatip dan PP,” Kata Usman Lonta.
Sementara wakil dari fraksi partai Golkar, Fachruddin Rangga mengungkapkan jika apa yang menjadi usulan dari Fraksi PPP, dibahas dalam rapat pansus tata tertib.
“Kalau apa yang menjadi usulan teman-teman fraksi PPP di bahas dalam rapat pansus apakah akan diakomodir atau tidak semua diserahkan ke pansus,” Katanya




Komentar