MAKASSAR Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melantik sebanyak 167 Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2024 lingkup Pemerintah Kota Makassar di Ruang Sipakatau Balaikota Makassar, Rabu (3/6/2026).
Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS secara simbolis kepada perwakilan peserta yang kini resmi menyandang status sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa pengambilan sumpah jabatan bukanlah akhir dari proses perjuangan, melainkan awal dari perjalanan panjang sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.
“Ini menjadi tonggak awal perjalanan karier. Penting untuk memahami tujuan dan dasar dalam menjalankan tugas sebagai ASN,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa menjadi ASN bukan sekadar mencari kenyamanan atau keamanan pekerjaan, melainkan komitmen untuk bekerja keras dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kalau berpikir menjadi ASN untuk santai, saya pikir bukan di sini tempatnya. ASN harus mampu memastikan setiap proses kerja memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Munafri juga mendorong para PNS baru untuk mulai merancang karier sejak dini dengan menetapkan target kompetensi dan arah pengembangan diri yang jelas.
Menurutnya, ASN dituntut untuk terus belajar dan beradaptasi, termasuk menguasai bahasa asing serta memanfaatkan peluang pendidikan lanjutan baik di dalam maupun luar negeri.
Selain itu, ia menekankan pentingnya inovasi dan penguasaan teknologi sebagai bekal menghadapi tantangan birokrasi modern yang terus berkembang.
“Semua punya kesempatan yang sama. Siapa yang lebih siap dan serius, itu yang akan berkembang,” katanya.
Munafri turut menyinggung regenerasi dalam birokrasi, di mana para PNS yang baru dilantik akan menjadi calon pemimpin di masa depan menggantikan pejabat yang memasuki masa pensiun.
“Yang akan menggantikan mereka adalah kalian. Semua dimulai dari bawah, berproses hingga akhirnya menempati posisi strategis,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya sistem penjenjangan karier yang sehat dengan prinsip the right man on the right place dalam birokrasi pemerintahan.
Di akhir sambutannya, Munafri mengingatkan agar para PNS memegang teguh sumpah jabatan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan pengabdian kepada bangsa.
Ia juga meminta ASN baru menjadikan nilai-nilai dasar BerAKHLAK sebagai pedoman dalam bekerja, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
“Saya berharap amanah ini dijalankan dengan sebaik-baiknya dan menjadi ladang pengabdian yang bernilai ibadah,” tutupnya.




Komentar