BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru kembali mencatatkan capaian strategis dalam tata kelola pemerintahan dengan meraih predikat BB pada Indeks Reformasi Birokrasi (RB) tahun 2025.
Peningkatan tersebut menandai lonjakan signifikan dari capaian tahun sebelumnya yang masih berada pada kategori B, sekaligus menegaskan kemajuan kualitas birokrasi di daerah tersebut.
Informasi capaian ini dipublikasikan melalui akun resmi Instagram Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Barru, @ortala.setdabarru, pada Selasa (2/6/2026).
Berdasarkan Laporan Hasil Evaluasi (LHE) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), skor Indeks Reformasi Birokrasi Kabupaten Barru meningkat dari 68,02 pada tahun 2024 menjadi 73,99 pada tahun 2025.
Kenaikan hampir enam poin ini menjadi indikator kuat adanya perbaikan yang konsisten dalam sistem tata kelola pemerintahan yang dijalankan Pemkab Barru.
Dalam kerangka reformasi birokrasi nasional, peralihan dari kategori B ke BB bukan sekadar peningkatan angka, tetapi mencerminkan transformasi menuju birokrasi yang lebih adaptif, efektif, dan berorientasi pada hasil.
Perubahan ini menunjukkan bahwa fokus pemerintah daerah tidak lagi hanya pada pemenuhan aspek administratif, tetapi telah bergeser pada pencapaian kinerja yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Capaian tersebut didorong oleh peningkatan yang relatif seimbang pada dua komponen utama penilaian reformasi birokrasi, yakni RB General dan RB Tematik.
RB General mencakup penguatan fondasi birokrasi melalui perbaikan manajemen internal, sistem pengawasan, serta peningkatan akuntabilitas organisasi.
Sementara RB Tematik menitikberatkan pada dampak konkret birokrasi terhadap isu-isu strategis nasional, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi, serta pengendalian inflasi.
Keseimbangan peningkatan pada kedua aspek ini menunjukkan bahwa Pemkab Barru tidak hanya membenahi struktur internal, tetapi juga mampu menghadirkan layanan publik yang lebih responsif dan solutif.
Predikat BB yang diraih menjadi bukti nyata komitmen seluruh perangkat daerah dalam membangun birokrasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Capaian ini sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Barru sebagai daerah yang progresif dalam mendorong reformasi birokrasi di tingkat regional.
Meski demikian, keberhasilan ini bukanlah titik akhir, melainkan pijakan baru untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
Pemerintah Kabupaten Barru diharapkan mampu menjaga momentum ini dengan memperkuat inovasi layanan publik serta mendorong kinerja birokrasi yang semakin berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.




Komentar