Jamaah Haji

Gunakan Visa tak Resmi, 46 calon Jamaah Haji diPulangkan 

Suriadi
Suriadi

Minggu, 03 Juli 2022 18:03

Gunakan Visa tak Resmi, 46 calon Jamaah Haji diPulangkan 

Trotoar.id, Makassar – 46 calon Jamaah Haji furoda asal Indonesia dipulangkan ke tanah air lantaran visa yang digunakan tidak resmi. Alias tidak tercatat dalam bisa yang dikeluarkan pemerintah Arab Saudi

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI Hilman Latief mengungkapkan keb46 calon jamaah haji tersebut sempat terdampar di Jeddah sebelum dipulangkan oleh pemerintah Arab Saudi 

“Dokumen para jamaah tersebut tidak sesuai dengan apa yang di persyaratan pemerintah Arab Saudi, ” Katanya 

Ke 46 Jamaah tersebut diberangkatkan sebuah perusahaan travel yang tidak tercatat sebagai Travel yang ikut memberangkatkan jamaah hajib

Setiap Jamaah disebutkan wajib membayar sebesar Rp 300 juta per orang untuk dapat diberangkatkan, oleh perusahaan yang tidak terdaftar sebagai travelnpenyelenggara hajib

Baca Juga  Pemprov Sulsel Alokasikan Rp 400 M di Luwu

Terkait tindak lanjut terhadap perusahaan travel yang memberangkatkan 46 calon haji tersebut, Hilman mengaku masih berkoordinasi dengan berbagai pihak, terutama ada pengaduan dari jamaahnya.

“untuk tindak lanjut perusahaan, kita masih koordinasi dengan berbagai pihak termasuk menunggu pengaduan dari jamaah ,” kata Hilman.

Perusahaan yang memberangkatkan jamaah furoda (non-kuota) tidak resmi itu adalah PT Alfatih Indonesia Travel. Perusahaan ini beralamat di Bandung, Jawa Barat, tidak terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag).

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Arsad Hidayat bersama tim didampingi sejumlah pegawai KJRI Jeddah kemudian mengecek langsung jemaah furoda yang tertahan ke bandara.

Baca Juga  Ladies Dating Older Men - Are Older Females Still Heated?

Di dalam bandara, puluhan jemaah yang sudah mengenakan kain ihram tersebut tampak dikumpulkan oleh otoritas Saudi di salah satu ruangan.

Dari pengecekan, diketahui mereka gagal masuk Saudi karena saat pemeriksaan imigrasi, identitas jemaah tidak terdeteksi dan tidak cocok. Jemaah memang mengantongi visa haji.

Sementara itu, sejumlah jemaah mengaku telah mengeluarkan biaya antara Rp200 juta hingga Rp300 juta agar bisa berangkat haji dengan jalur tanpa antre bertahun-tahun itu.

Pimpinan perjalanan dari PT Alfatih Indonesia Travel, di kutip dari  pantau.com Ropidin mengaku pihaknya memang berupaya masuk Saudi dengan memanfaatkan visa furoda Singapura dan Malaysia.

Baca Juga  Dua Bocah Bersaudara Tewas Tertimba Tembok Bangunan Wisma

Praktik ini sudah dia lakukan bertahun-tahun sejak 2014. Bahkan pada 2015, travelnya sempat tersandung kasus karena jamaah tertahan di Filipina saat kepulangan lantaran diketahui menggunakan visa asing ini.

“Sejak dari Indonesia saya sebenarnya sudah ada keraguan. Tapi ini kita coba karena visa dari Indonesia tak kunjung terbit,” terangnya.

Kepala Seksi Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) Daker Bandara Zaenal Abidin menegaskan, praktik penyelenggaraan haji yang dilakukan PT Alfatih Indonesia Travel menyalahi aturan.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...
Daerah01 November 2026 13:49
Tinjau Jalan Rusak di Kampale, Syaharuddin Alrif Realisasikan Perbaikan dan Salurkan Bantuan Bedah Rumah
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, turun langsung meninjau pekerjaan perbaikan jalan di Desa Kampale, Kecama...
Metro01 November 2026 11:30
Sambut HUT ke-419 Makassar, Appi Luncurkan Sunday Market sebagai Panggung Baru UMKM
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus mencari ruang baru untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Salah satunya melalui peluncuran Mak...