Trotoar.id, Makassar – Anggota Komisi E Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, Syaharuddin dari Fraksi Partai persatuan pembangunan dalam rapat kerja bersama dengan Dinas Pemuda dan olahraga menyoroti wacana pengalihan anggaran anggaran pembangunan stadion Mattoangin ke ke Stadion Gelora BJ Habibie
Dia menilai sikap yang diambil oleh rekan sejawatnya di DPRD itu bermuatan politis, mengingat masih banyak aset milik pemerintah yang perlu dibenahi salah satunya Stadion Barombong
“Ngapain kita mau alihkan anggaran stadion Mattoangin ke Daerah kalau masih ada aset yang harus dibenahi, contohnya stadion barombong, jadi ngapain kita buang uang ke daerah kalau cuma tujuan tertentu,” Tegas Syaharuddin
Baca Juga :
Sehingga dia berharap agar teman sejawatnya di DPRD Sulsel baik yang ada di komisi dan Badan Anggaran untuk tidak berupaya mendorong pengalihan anggaran stadion Mattoangin ke daerah, sebab masih banyak aset pemerintah milik provinsi yang perlu di benahi
Bahkan sikap sejumlah anggota Komisi E juga menyoroti sikap pemerintah provinsi yang menterlantarkan pembangunan stadion Barombong, walaupun anggaran pembangunan stadion Mattoangin tidak dapat direalisasikan tahun ini, sebaiknya dialihkan saja untuk menuntaskan pembangunan Stadion Barombong yang terlantar itu.
“Kamin mempertanyakan sikap pemerintah provinsi yang menterlantarkan pembangunan stadion Barombong, disana itu tidak butuh anggaran besar lagi, jadi apa alasan pemerintah tidak melanjutkan pembangunan stadion Barombong itu,”Tanya Andre Prasetyo Tanta Yang memimpin jalannya rapat kerja Komisi E
Diketahui Wacanah pengalihan pengibahan anggaran Pembangunan Stadion Mattoangin ke Gelora BJ Habibie di Kota Parepare di wacanahkan oleh Ketua Komisi E yang juga sekretaris Fraksi PArtai Golkar Rahman Pina
Itu di sampaikan dalam Rapat paripurn mendengarkan jawaban gubernur mengenai pandangan sejumlah fraksi terkait Nota Kauangan Anggaran APBD P Tahun 2022



Komentar