DPRD Makassar

Rudianto Lallo Dukung Lembaga Dakwah Al Ishlah Terus Mengedukasi Warga

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Minggu, 07 Mei 2023 14:45

Rudianto Lallo Dukung Lembaga Dakwah Al Ishlah Terus Mengedukasi Warga

Trotoar.id, Makassar– Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo menghadiri kegiatan Halal Bihalal Lembaga Dakwah Al Ishlas Pusat Kota Makassar di Hotel Karebosi Primier, Minggu,7/5/2023.

Dikesempatan ini, Politisi Partai NasDem itu menyampikan dukungan dan suppottnya pada lembaga Dakwah Al Islah untuk terus aktif menyampaikan pesan-pesan kebagaika kepada seluruh warga. Kehadiran lembaga ini diakui telah banyak berperan dalam mengedukasi masyarakat untuk senantiasa berbuat kebaikan.

“Pemerintah harus berkontribusi kepada lembaga dakwah ini. Ini berperan besar dalam menjaga kedamaian. Lewat pesan-pesan dalam setiap dakwanya banyak mempengaruhi positif di masyarakat. Olehnya saya selaku bagian dari pemerintah daerah respek dengan kehadiran lembaga ini,”kata Rudianto Lallo saat memberikan sambutan.

Baca Juga  PAD Tembus Rp1,8 Triliun, Pemkot Makassar Apresiasi Wajib Pajak dalam Tax Award 2025

Ruduanto Lallo juga menyampaikan jika pemerintah harusnya terus berdampingan dengan lembaga ini. Kehadirannya tidak semata menyebarkan kebaikan, namun juga banyak mengedukasi masyarakat cara berislam yang benar, mendidik masyarakat baca tulis Al-Quran.

“yang dimana program itu adalah tanggungjawab pemerintah, makanya saya sampaikan terima kasih kepada lembaga ini yang terus bekerja dengan ikhlas membantu kami di pemerintahan, utamanya mereka hadir mengedukasi anak-anak kami agar tak terlibat dalam kriminal,”ujar Rudianto Lallo.

Baca Juga  Dihadapan Ratusan Warga Makassar, Imam Musakkar Jelasnkan Peran PDAM

“Lembaga ini harus kita jaga, harus disupport, harus diperhatikan supaya syiar Islam terus berjalan,”tambah Rudianto Lallo.

Rudianto Lallo juga menyinggung kerja-kerja lembaga ini tak terlepas dari apa yang dilakukan oleh Karaeng Matoaya, raja Tallo pertama yang memeluk agama Islam, yang dilakukannya bersama keluarganya pada 22 September 1605, yang tak lama kemudian, raja Gowa Sultan Alauddin yang juga adalah kemenakannya turut serta memeluk Islam, sehingga Islam kemudian menjadi agama resmi Kesultanan Makassar.

Baca Juga  Kajari Makassar Nauli Rahim Siregar Kunjungi DPRD, Bahas Sinergi Penegakan Hukum di Kota Makassar

“Jadi kegiatan lembaga ini yang menyebarkan kebaikan sama dengan apa yang dilakukan Karaeng Matoayya pada abad 1906. Jadi berkat mereka kita semua memeluk agama islam, dia menjadi pintu masuknya islam di Makassar dan menyebar di Sulawesi Selatan,”tutup Rudianto Lallo.

Penulis : Anear

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 November 2026 16:39
IAS Minta Pengurus Golkar Sulsel Melek Media dan Digital, Jangan Gagap Zaman
JAKARTA, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di...
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...
Metro06 November 2026 15:18
TPA Tamangapa Disiapkan Jadi Hutan Kota, Munafri dan Kapolda Sulsel Tanam 100 Tabebuya
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat upaya pemulihan lingkungan di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Ant...
Metro06 November 2026 15:11
Ketua TP PKK Sulsel Dorong Pembentukan Day Care dan Kelompok Peduli Lansia di Soppeng
SOPPENG, TROTOAR.ID — Perhatian terhadap kesejahteraan lanjut usia (lansia) tidak cukup hanya melalui pelayanan kesehatan. Mereka juga membutuhkan r...