MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat upaya pemulihan lingkungan di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala.
Kawasan yang selama ini menjadi pusat pengelolaan sampah tersebut secara bertahap diarahkan menjadi ruang terbuka hijau (RTH) hingga kawasan hutan kota.
Komitmen penghijauan itu kembali diperkuat melalui kolaborasi Pemerintah Kota Makassar bersama Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) dengan menanam 100 bibit pohon tabebuya di kawasan TPA Tamangapa, Jumat (6/11/2026).
Penanaman pohon dipimpin langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Awal Chairuddin, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Gidion Arif Setyawan, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, serta jajaran pejabat utama Polda Sulsel.
Sebanyak 100 bibit tabebuya ditanam secara bergotong royong di sepanjang akses jalan masuk menuju kawasan TPA.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas tutupan hijau sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan di sekitar lokasi pengelolaan sampah.
Munafri mengatakan, pemilihan tabebuya tidak semata-mata mempertimbangkan keindahan tanaman tersebut, tetapi juga manfaat ekologisnya dalam mendukung penghijauan kawasan.
“Tabebuya ini bagus, dapat membantu menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen,” katanya.
Ia berharap bibit yang ditanam dapat tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga kawasan TPA Tamangapa ke depan menjadi lebih hijau, teduh, dan nyaman.
Menurut Munafri, penghijauan merupakan bagian penting dari transformasi kawasan TPA Tamangapa setelah pemerintah kota melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah, dari pola open dumping menuju sistem sanitary landfill.
Perubahan sistem tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam memperbaiki tata kelola persampahan sekaligus membuka peluang pemulihan lingkungan di kawasan TPA.
Upaya penghijauan ini juga bukan kegiatan pertama yang dilakukan Pemkot Makassar. Sebelumnya, pada Senin (5/10/2026), Pemkot Makassar bersama Badan Karantina Indonesia melalui Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan telah menanam 285 bibit pohon dari berbagai jenis di kawasan yang sama.
Dengan tambahan 100 bibit tabebuya, upaya memperluas kawasan hijau di TPA Tamangapa diharapkan semakin terakselerasi melalui kolaborasi lintas instansi.
Selain melakukan penanaman pohon, Munafri bersama jajaran Polda Sulsel juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada para petugas TPA Tamangapa.
Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian dan apresiasi kepada para petugas yang setiap hari bekerja menjaga kebersihan serta memastikan aktivitas pengelolaan sampah di Kota Makassar tetap berjalan.
Melalui kolaborasi ini, Pemkot Makassar berharap penataan TPA Tamangapa tidak hanya berorientasi pada pembenahan sistem pengelolaan sampah, tetapi juga menghadirkan kawasan yang lebih ramah lingkungan dan memberikan manfaat ekologis bagi masyarakat dalam jangka panjang.



Komentar