Trotoar.id, Makassar – Arham Basmin Mattayang bakal calon Bupati Luwu dengan baju batik bercorak coklat dan Hijau, mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
Fita and Proper test yang digelar di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Jalan Gunung Bawakaraeng yang di saksikan langsung oleh Ketua DPD PDIP Sulsel Andi Ridwan Wittiri .
Uji kelayakan dan kepatutan bagian dari proses PDIP menyeleksi calon kepala daerah yang akan diusungnya pada Pilkada November mendatang.
Baca Juga :
Proses uji kelayakan dan kepatutan ini merupakan mekanisme penting bagi PDIP untuk menilai kapasitas, kompetensi, dan integritas para bakal calon kepala daerah.
Arham Basmin, yang memiliki rekam jejak politik dan tokoh pemuda Sulawesi Selatan menunjukkan keseriusannya dalam mengikuti proses ini dengan harapan dapat memperoleh rekomendasi dari PDIP untuk maju dalam Pilkada Luwu.
“Uji kelayakan dan kepatutan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa calon yang diusung oleh PDIP benar-benar siap memimpin dan membawa perubahan positif. Kami ingin memastikan bahwa calon yang kami usung memiliki visi yang jelas dan komitmen yang kuat untuk melayani masyarakat,” ujar Andi Ridwan Wittiri, Ketua DPD PDIP Sulsel.
Arham Basmin menyatakan banyak hal yang disampaikan dalam fit and proper test salah satunya mengenai integritas dan beberapa aspek lainnya untuk memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh PDIP dan siap untuk memimpin Kabupaten Luwu dengan program-program yang pro-rakyat.
“Saya berterima kasih kepada PDIP atas kesempatan ini. Saya yakin dengan visi dan misi yang saya paparkan tadi juga, saya harap PDIP menjadi bagian dalam membawa Kabupaten Luwu ke arah yang lebih baik,” ungkap Arham Basmin.
Selama proses uji kelayakan dan kepatutan, para bakal calon diminta untuk mempresentasikan rencana kerja mereka, menunjukkan pemahaman mereka terhadap isu-isu lokal, serta menguraikan strategi mereka dalam mengimplementasikan program-program partai.
Aspek-aspek seperti kemampuan manajerial, integritas, dan komitmen terhadap ideologi partai juga menjadi fokus utama dalam penilaian.
Dengan demikian, PDIP diharapkan dapat meningkatkan perolehan suara dan memperkuat posisi politiknya di Sulawesi Selatan.
Selain Arham Basmin, beberapa bakal calon lain juga mengikuti proses uji kelayakan dan kepatutan ini, menunjukkan bahwa persaingan untuk mendapatkan rekomendasi PDIP sangat ketat.
Proses uji kelayakan dan kepatutan di DPD PDIP Sulsel digelar selama 5 hari terhitung sejak 6 Juni hingga 11 Juni mendatang
Setelah itu, DPD PDIP Sulsel akan mengumumkan nama-nama calon kepala daerah yang akan mereka usung dalam Pilkada serentak. Hasil dari proses ini akan menjadi penentu penting dalam dinamika politik di Kabupaten Luwu.



Komentar