Trotoar.id, Makassar, – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, membuka Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi Versi 3 (SRIKANDI V3), di Command Center Kantor Gubernur, Jumat, 14 Juni 2024.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai lingkup Diskominfo-SP Provinsi Sulawesi Selatan dan perwakilan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Ini merupakan langkah nyata Diskominfo-SP Provinsi Sulsel dalam mendukung program pemerintah pusat terkait digitalisasi persuratan dan kearsipan.
Baca Juga :
Sebagaimana diketahui, SRIKANDI adalah aplikasi umum nasional berbagi pakai yang dirancang untuk mengelola arsip, dokumen, dan persuratan secara digital dan terintegrasi, guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan arsip, dokumen, dan persuratan di lingkungan pemerintahan.
Dalam sambutannya, Andi Winarno Eka Putra menyampaikan bahwa penggunaan aplikasi SRIKANDI merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital di sektor pemerintahan.
Hal ini sejalan dengan salah satu program Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arief Fakrulloh, yang menginginkan aktivitas surat-menyurat dilakukan secara digital (paperless).
“Sehingga yang kita lakukan hari ini adalah salah satu langkah yang strategis sekali untuk mendukung program beliau,” kata Andi Winarno.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa khusus untuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, aplikasi SRIKANDI ini sebenarnya telah diluncurkan secara resmi sejak beberapa bulan yang lalu.
Namun, pergerakan yang signifikan ke OPD belum terlalu masif karena masih bergantung pada aplikasi Smart Office (SO).
Oleh karena itu, ia mendorong agar aplikasi SRIKANDI ini dapat diimplementasikan di seluruh OPD.
“Sebenarnya SRIKANDI ini bukan hanya untuk persuratan saja, tetapi kelebihannya adalah selain paperless, bisa mengarsipkan digital secara statis maupun dinamis. Jadi ini yang tidak kita punyai di Smart Office, karena kalau Smart Office itu hanya persuratan,” jelasnya.
Indeks penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2023 berpredikat baik dengan nilai 3,09.
Proses digitalisasi melalui aplikasi SRIKANDI, menurut Andi Winarno, menjadi salah satu langkah yang bagus untuk meningkatkan indeks SPBE tersebut.
“Kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat penting untuk digitalisasi ke depannya. Harapan kami kegiatan ini dapat diikuti oleh teman-teman sekalian dari awal sampai akhir,” pungkasnya.



Komentar