Pemkot Makassar

Diskominfo Makassar Pacu Transformasi “Sombere and Smart City”

Suriadi
Suriadi

Jumat, 05 Juli 2024 16:24

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar aktif mendorong percepatan transformasi tata pemerintahan melalui program "Sombere and Smart City".
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar aktif mendorong percepatan transformasi tata pemerintahan melalui program "Sombere and Smart City".

Trotoar.id, Makassar — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar aktif mendorong percepatan transformasi tata pemerintahan melalui program “Sombere and Smart City”.

Inisiatif ini menjadi salah satu program unggulan Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, dalam upaya memajukan pemerintahan kota yang lebih efisien dan berbasis digital.

Plt Kepala Diskominfo Kota Makassar, Ismawaty Nur, menjelaskan bahwa peran Diskominfo sangat vital dalam proses transformasi ini.

“Kami mendukung penuh program Makassar Sombere and Smart City dengan memberikan pelayanan ramah yang berbasis digital serta layanan yang efektif, efisien, dan transparan,” ungkapnya pada Kamis, 4 Juli 2024.

Untuk merealisasikan program ini, Diskominfo telah memaksimalkan peran War Room sebagai ikon Smart City yang menawarkan berbagai layanan publik terintegrasi.

“War Room berfungsi sebagai pusat pengelolaan data sektoral seluruh OPD, pemantauan lalu lintas hingga ke lorong-lorong, dan layanan call center 112 yang terhubung dengan seluruh OPD,” jelas Ismawaty.

Keberadaan War Room telah mendapatkan pengakuan internasional, dengan Makassar menduduki peringkat 115 dari 145 smart city di dunia menurut IMD World City Index. Selain itu, Makassar juga menjadi bagian dari Asean Smart City Network, sebuah jaringan kota cerdas di Asia Tenggara, bersama dengan Jakarta, Banyuwangi, dan Sumedang.

Ismawaty juga mengungkapkan bahwa Diskominfo akan segera meluncurkan Marvec, pusat big data dan pemantauan real-time yang lebih terintegrasi untuk seluruh layanan publik.

Kepala Bidang Aplikasi Diskominfo Makassar, Andi Zulkarnain, menambahkan bahwa infrastruktur pelayanan dan keamanan publik terus ditingkatkan, termasuk pemasangan CCTV dan penyediaan WiFi publik.

“Saat ini, terdapat 230 titik CCTV lalu lintas, 1815 titik CCTV Lorong Wisata, dan 40 titik WiFi publik yang akan terus bertambah,” ujarnya.

Diskominfo juga berkomitmen meningkatkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Makassar, dengan 100 aplikasi pelayanan publik yang terus dibenahi.

“SPBE Pemkot Makassar meraih nilai 3,41 dengan predikat Baik pada tahun 2023, tertinggi di Sulawesi Selatan. Ini adalah hasil dedikasi dan kerja keras Pemkot Makassar dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, efektif, dan akuntabel,” kata Andi Zulkarnain.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro18 April 2026 15:19
Nama Aliyah Mustika Ilham Dicatut, Modus Penipuan Berkedok Sumbangan Masjid Marak
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan baru yang mencatut na...
Metro18 April 2026 13:17
30 Tahun Kuasai Fasum, 40 PKL “Cat Kuning” di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri Tanpa Konflik
MAKASSAR, Trotoar.id – Setelah puluhan tahun menempati fasilitas umum, sekitar 40 pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ujung Tinumbu, Kecamatan Bontoal...
Politik18 April 2026 11:32
Musda Golkar Haed To Haed, APPI Kumpul 21 DPD II
MAKASSAR, Trotoar.id – Peta kekuatan jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan kian mengerucut. Dukungan terhadap Munafri Arif...
Hukum18 April 2026 10:56
Andi Ina Bantah Terlibat Dalam Kasus Bibit Nanas
MAKASSAR, Trotoar.id – Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, dengan tegas membantah keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi ...